Dulohupa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo tengah berupaya mewujudkan Masyarakat Gorontalo yang religius melalui program dibidang Keagamaan.
Program Keagamaan merupakan salah satu program yang dilaksanakan sebagai bentuk misi untuk mewujudkan masyarakat yang religius. Dimana masyarakat menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Walikota Gorontalo, Marten Taha menyampaikan melalui program-program Keagamaan demikian, masyarakat dapat saling menjaga untuk menciptakan kehidupan yang rukun, damai dan harmonis ditengah perbedaan yang ada di Kota Gorontalo.
“Kita hanya bangga dengan sebutan Gorontalo sebagai Serambi Madinah, tapi wujud nyata dari slogan itu mau kita lihat dari mana, kalau orang-orangnya tidak bisa baca Al-Qur’an dan malas untuk melaksanakan ibadah,” Kata Walikota Gorontalo, Marten Taha, Jumat (06/1/2022).
Sehingga untuk mewujudkan apa yang telah menjadi slogan Gorontalo itu sendiri, pemerintah Kota Gorontalo terus berupaya meningkatkan masyarakat yang religius. Beberapa program yang tengah dilaksanakan, diantaranya adalah melaksanakan sholat Jumat serta kegiatan gerakan sholat subuh berjamaah (GSSB) yang dilaksanakan 1 kali dalam.
“Kegiatan-kegiatan seperti itu, tujuannya adalah untuk mendorong dan menyemagati masyarakat agar lebih dekat dengan masjid untuk beribadah. Program Pendidikan Al-Qur’an melalui TPA,TPQ, Madrasa dan sekolah-sekolah juga menjadi upaya untuk bagaimana kita bisa mewujudkan masyarakat yang religius itu sendiri. Agar sebuatan Serambi Madinah bukan hanya sekedar slogan tanpa bukti nyata,” Tegas Marten Taha.
Reporter: Kris











