Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKOT GORONTALO

Tertunda Karena COVID-19, Pembangunan Pujasera Limboto Akan Dikebut

×

Tertunda Karena COVID-19, Pembangunan Pujasera Limboto Akan Dikebut

Sebarkan artikel ini
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Gorontalo, Herman Walangadi menegaskan, akan segera menyelesaikan pembangunan pusat jajanan serba ada (pujasera/food court) Limboto, sebelum tahun 2021/Dulohupa-Fandiyanto Pou

DULOHUPA.ID- Pelaksana tugas (Plt) Bupati Gorontalo, Herman Walangadi menegaskan, akan segera menyelesaikan pembangunan pusat jajanan serba ada (pujasera/food court) Limboto, sebelum tahun 2021.

Herman mengungkapkan hal itu usai memantau pembangun pujasera tersebut bersama Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo, dan pihak pengembang (developer).

Pembangunan pujasera itu sendiri, saat ini telah mencapai 86 persen, namun karena pandemi COVID-19, pembangunannya kemudian terhenti.

Makanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo akan berupaya semaksimal mungkin agar pembangunannya segera selesai.

“Pembangunan akan diupayakan tahun ini selesai, karena sebelumnya anggaran dari pemkab tertahan adanya pandemi, ada potongan – potongan dari pusat, jadi dari daerah menerima sekitar 30 persen,” jelas Herman Walangadi kepada Dulohupa.id, Sabtu (28/11) pagi.

Lebih lanjut kata Herman, kondisi untuk pembangunan pujasera saat ini, terbatas untuk para pedagang yang sering berjualan di sekitaran Pakaya Tower.

“Keseluruhan (kapasitas) food court (pujasera) ini hanya terbatas untuk masyarakat. Kapasitas penjualnya hanya 18 petak saja,” ujarnya.

Sementara itu pihak pengembang, Reskiani Bouato mengungkapkan, bahwa pihaknya akan berupaya untuk segera menyelesaikan pembangunan ini pujasera tersebut.

“Untuk saat ini pihak kami masih mencari bantuan dana, agar pembangunan segera selesai. Dana yang diperlukan berkisaran sekitar 250 juta sampai 300 juta,” pungkasnya.

Adapun lambatnya penyelesaina pujasera kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gorontalo, Romi Sahrain, karena pandemi COVID-19. Selain seluruh aktivitas proyek berhenti, juga karena adanya pengalihan fokus anggaran atau refocusing anggaran.

Apalagi, keuangan dari pihak kontraktor tidak memungkinkan untuk melanjutkan pembangunan pujasera tersebut.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Fandiyanto Pou