Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Terkait Covid-19, Peserta PKN II Angkatan Ke 7 Tahun 2020, Gelar Visitasi Secara Online

Dulohupa.id – Terkait covid-19, peserta PKN II angkatan ke 7 tahun 2020, gelar visitasi secara online. Salah satu tugas yang diberikan dalam pelatihan Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) II, Kelompok A kelas B angkatan ke 7 tahun 2020, menggelar Visitasi secara virtual dengan titik atau daerah yang telah ditentukan oleh LAN sebagai pelaksana PKN II.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Dr. Drs Amran A.P., M.T dimana menurutnya, saat ini kelompok A yang berjumlah 15 orang melakukan pencarian data secara online atau virtual. Pasalnya penugasan ini baru saja diberikan, sehingga langkah awal yang dilakukan adalah pencarian data.

“Nanti setelah kita mempunyai data yang lengkap, kita akan berhubungan langsung dengan narasumber, dalam hal ini Kepala Desa Gadungan Kabupaten Blitar, untuk diwawancarai namun secara Virtual,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Amran saat ini kelompoknya sudah memperoleh banyak data dan sudah melakukan analisa beberapa potensi perekonomian masyarakat desa yang berasal dari asset-aset desa yang sangat luar biasa. Ditanyakan apakah itu alas an mengapa kelompok A ini memilih desa tersebut, Kepala Biro Fasilitas Pelayanan Teknis dan Ombudsmen Republik Indonesia ini, ini mengatakan kalau untuk titik atau desa yang menentukan adalah LAN sebagai pelaksana PKN II.

Pihaknya hanya tinggal melaksanakan tugas yang diberikan sama dengan kelompok lainnya. Menariknya dikatakan oleh Amran, Desa ini berada dibawah gunung kelud. Desa Gadungan ini berasal dari nama tanaman yakni Gadung yang banyak tumbuh dilahan tersebut. Asal muasalnya dulu, Prajurit Pangeran Diponegoro banyak yang melarikan diri disaat Pangeran Diponegoro ditangkap.

“Pasukannya banyak yang melarikan diri di Desa Gadungan yang saat ini masih berupa hutan belukar, dan mereka menemukan banyak tanaman gadung, maka disebultah daerah ini menjadi Desa Gadungan,” tambahnya.

Lerbih lanjut dikatakan olehnya, keunggulan Desa Gadungan ini adalah pertama ada proses pembuatan arang kayu, komuditi arang kayu, komuditi batu merah unggulan, kemuditi telur ayam unggulan, termasuk penghasil jangkrit.

“Di desa ini juga ada beberapa kerajinan. Saat ini desa ini sementara menuju kepada Desa Mandiri. Kita berharap dengan kehadiran kami melakukan Visitasi di Desa ini, kami akan mendorong menjadi desa mandiri. Jadi mungkin iniu menjadi al;asan dari pelaksana Diklat menujuk desa ini menjadi salah satu tempat pelaksanaan Visitasi,” tandasnya.

Sementara itu Rudy M. Harahap, PhD, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi menambahkan pelatihan secara virtual ini menarik juga dan karena Covid-19, akhirnya pelaksanaan visitasi yang digelar secara Virtual sudah berani dicoba di Indonesia.

“Sebenarnya, di negara lain sudah terbiasa melakukan pelatihan secara virtual. Dulu, kita selalu mengeluh pelatihan secara virtual tidak akan bisa berjalan di Indonesia. Namun dengan pengalaman sejak beberapa hari kemarin ini, ternyata tidak demikian. Hanya saja, memang ke depan harus diberikan guideline terlebih dahulu agar setiap peserta memahami kelebihan dan kekurangannya, terutama ethics penggunaan teknologi,” pungkasnya. (DED)