Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKAB. GORONTALOPERISTIWA

Terduga Penganiaya Karang Cerita soal Penyebab Kematian Bocah di Gorontalo

×

Terduga Penganiaya Karang Cerita soal Penyebab Kematian Bocah di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Kematian Bocah
Kedua terduga pelaku penganiayaan bocah yakni tante korban (jilbab biru) dan paman korban (kaos putih) saat dibawa petuga ke dalam mobil menuju Polres Gorontalo. Foto Enda/Dulohupa

Dulohupa.id – Terduga pelaku penganiayaan sempat mengarang cerita terkait penyebab kematian bocah berinisial M-R yang diduga tewas dianiaya tante dan pamannya di Perumahan Padengo Permai, Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Sandiwara terduga pelaku itu akhirnya terbongkar setelah keluarga korban merasa janggal dengan kondisi korban yang tewas mengenaskan di rumah pelaku. Hal itu disampaikan Zenab selaku keluarga korban.

Keluarga Korban Penganiayaan
Zenab selaku keluarga korban penganiayaan saat diwawancarai Dulohupa. Foto: Enda/Dulohupa

Zenab mengatakan, awalnya D-R (terduga pelaku) bersama suaminya menceritakan penyebab kematian M-R disebabkan bullyan serta pemukulan dari teman-teman korban di sekolah dasar. Namun hal itu ternyata hanya karangan belaka untuk menyembunyikan tindakan kekerasan yang dialami korban.

“Memang pas datang itu saya sudah curiga. Saya bilang dia bunuh ini anak. Karena dia bilang dibuly, tapi kami tidak percaya karena hari Sabtu itu anak-anak libur. Kalaupun dibuly, mungkin anak-anak itu saling tendang di perut dan alami luka dalam. Tapi ini kan tidak ada,” ungkap Zenab.

“Jadi dia karang cerita, bahkan dia sampaikan ke polisi beda juga cerita. Dia kasih sampaikan ke saya beda, ke polisi juga beda. Saya sudah minta tolong ke teman polisi soalnya kematian anak ini tidak wajar,” sambungnya.

Bahkan saat itu terduga pelaku menghalangi keluarga untuk melihat kondisi korban di dalam kamar.

“Kondisi korban saat itu tidak bisa kami lihat saat itu. Kami keluarga tidak bisa ke kamar karena dia larang. Bahkan korban diminta secepatnya dikubur,” ujar Zenab.

Hingga akhirnya keluarga melaporkan kejanggalan tersebut ke polisi. Polisi yang datang ke lokasi melihat kondisi korban mengalami luka lebam di wajah, leher, punggung dan tangan. Kedua terduga pelaku pun langsung diamankan ke Polsek Telaga.

Sebelumnya korban dinyatakan meninggal pada Sabtu sore di rumah terduga pelaku Perumahan Padengo Permai, Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Dari hasil pemeriksaan sementara oleh Polsek Telaga pada Minggu (14/5/20230), tante dan paman korban terindikasi menganiaya korban. Polsek Telaga telah melimpahkan kasus ini ke Polres Gorontalo untuk mengetahui motif dan kronologi terduga pelaku menganiaya korban.

Reporter: Enda