Untuk Indonesia

Tekan Jumlah Kasus COVID-19, Kapolda Gorontalo Minta Efektifkan Kampung Tangguh

Dulohupa.id- Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Akhmad Wiyagus menginstruksikan seluruh Kapolres Se-Gorontalo untuk kembali mengefektifkan kampung tangguh. Instruksi tersebut sebagai reaksi dari semakin meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di Indonesia.

“Saya minta kepada seluruh Kasatker dan Para Kapolres, agar semua kegiatan kepolisian baik preemtif, preventif difokuskan pada upaya pencegahan COVID-19. Efektifkan operasionalisasi kampung tangguh dengan melakukan koordinasi bersama satgas penanganan COVID-19 dan juga pemerintah daerah,” tegas Akhmad usai mengikuti Video Conference (Vicon) yang dipimpin oleh Kapolri, Selasa (2/2).

Ia pun meminta agar para kapolres mendata wilayah-wilayah yang masih berstatus zona merah, sehingga ia berharap dengan mengaktifkan kampung tangguh di wilayah-wilayah itu, maka statusnya akan kembali ke zona hijau. Ia pun juga meminta, , Bhabinkamtibmas menggalakan kembali kampanyekan 3M maupun 5M.

“Jangan pernah kendor untuk memberikan sosialisasi kampenye 3M maupun 5M, yakni
memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas. (juga) berdayakan 3 pilar termasuk di dalamnya para Bhabinkatibmas untuk mengedukasi dan mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” Imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, dalam keterangannya mengatakan, sejauh ini di seluruh Kabupaten dan Kota di wilayah Propinsi Gorontalo, sudah memiliki kampung tangguh. Makanya, pihaknya tinggal mengoptimalkan saja apa yang ada.

“Kampung tangguh yang sudah ada saat ini, operasionalnya diefektifkan lagi melalui berbagai kegiatan yang dapat mencegah laju penyebaran COVID-19,  sehingga harapannya wilayah yang zona merah bisa kembali hijau. Inilah yang menjadi penekanan Bapak Kapolda Gorontalo kepada para Kapolres untuk segera diimplementasikan. Kami berharap dukungan para pemerintah daerah dan para satgas penanganan COVID-19 serta masyarakat untuk bisa menyukseskan program ini, sehingga penanganan COVID-19 di wilayah Propinsi Gorontalo bisa lebih optimal dengan keberadaan kampung tangguh ini,” tutup Wahyu.

Reporter: Mega

Comments are closed.