Dulohupa.id – Perkembangan dan kemajuan Provinsi Gorontalo hari ini semakin signifikan. Hal ini pun selaras dengan daya kompetitif masyarakatnya untuk lebih memajukan daerah tersebut.
Dalam hiruk-pikuk pesta demokrasi kali ini, lagi, Gorontalo melahirkan dua pemuda yang berpeluang menjadi pemimpin dan membawa Gorontalo ke arah lebih baik. Keduanya ialah Taufan Ntobuo dan Novaliansyah Abdussamad.
Sosok pertama ini, Taufan Ntobuo merupakan pemuda yang penuh dengan berbagi pengalaman, baik berorganisasi, bermasyarakat, dirinya pun pernah menjadi Dosen disalah satu Universitas dan pernah memimpin salah satu perusahaan perbankan yang ada di Gorontalo.
“Saya yakin sekali, banyak anak-anak muda yang potensial, yang mampu menyuarakan atau mewakili suara-suara dari masyarakat. Saya konsisten, bahwa anak-anak muda harus berani, jangan hanya ada di zona nyaman. Jangan lupa bahwa banyak yang harus kita perjuangkan,” ucap Taufan, kepada Dulohupa.
Taufan merupakan Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Gorontalo, Dapil Kota Gorontalo nomor urut 2 yang berkompetisi melalui Partai Gerindra. Ia berharap masyarakat memberikan kesempatan bagi anak muda untuk berkontribusi terhadap daerah melalui kursi di dewan.
“Kenapa pilih politik. Berjalannya waktu saya mencari jawaban dari perjalanan hidup ini, setelah resign dari bank, resign jadi dosen, dan saya memilih masuk ke politik justru karna saya sudah rasa di dunia politik ini lah puncak segala-galanya kalau kita ingin berbuat baik kepada semua orang (masyarakat). Karena di politik, semua bisa kita urus (kepentingan masyarakat),” beber Taufan Ntobuo.
Sementara itu, sosok kedua Novaliansyah Abdussamad atau sapaan akrabnya Ophal merupakan pemuda dengan sejuta pengalaman dan ide untuk membangun Gorontalo. Ophal pun memilih jalan perjuangan melalui jalur politik. Dirinya mencalonkan di DPRD Provinsi Gorontalo nomor urut 3, lewat partai Golkar daerah pemilihan kota Gorontalo.
“Pemuda wajib mengambil peran dan peluang dalam pembangunan daerah, pemuda wajib mengisi semua elemen strategis baik di ekesekutif, legislatif dan menjadi seorang entrepreneurship untuk kemajuan daerah. Pemuda harus saling mendukung,” ujar Ophal kepada Dulohupa.
Baginya, modernisasi politik hari ini tidak selalu soal materi, politik itu juga soal kekeluargaan, kebersamaan dan tidak pernah meninggalkan rakyat.
“Insya Allah Gorontalo kedepan akan maju dengan prinsip-prinsip itu. Menbangun daerah dengan prinsip kemanusiaan. Totalitas mengabdi untuk rakyat,” pungkas Ophal.
Keduanya berpandangan bahwa jalur politik adalah panggilan pengabdian, mengabdi untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan daerah tercinta.
Dua pemuda Gorontalo ini memantapkan langkah untuk daerah tercinta, dengan di support oleh keluarga, kerabat dan masyarakat yang yakin akan perubahan Gorontalo ke arah lebih maju.
Reporter: Yayan











