Dulohupa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo terus menseriusi penanganan sampah di Kota Gorontalo dengan Melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jendral cipta karya Kementerian PUPR di Jakarta.
Kunjungan Walikota Gorontalo didampingi oleh Kepala dinas PUPR dan Kepala Bappeda Kota Gorontalo disambut langsung oleh Direktur Sanitasi Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.
Kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung penanganan sampah di Kota Gorontalo menjadi sebuah tantangan dan kendala yang tengah dihadapi pemerintah Kota Gorontalo. Minimnya fasilitas armada pengangkutan merupakan salah satu kendala yang sangat mempengaruhi proses penanganan sampah di Kota Gorontalo.
“Produksi sampah di Kota Gorontalo saat ini perharinya mencapai hingga 140 ton, namun sampah tersebut tidak langsung diangkut ke TPA, Harus kita pilah dulu. Dari 140 ton sampah yang timbul, baru 24% yang dilakukan pengurangan, sementara 75% harus kita angkut ke TPA. Namun kendaraan pengangkutan yang masih sangat minim menjadi kendalanya,” Pungkas Marten Taha.
Pada kesempatan itu, Marten Taha juga menyampaikan bahwa Kota Gorontalo saat ini telah menyediakan Tempat Pengelolaan sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Hinggat saat ini terdapat 10 unit yang tersebar di 9 Kecamatan.
“Makanya kami membawa proposal tentang bagaimana bisa memperoleh sarana dan prasarana,” Tandasnya.
Reporter: Kris











