Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Tak Tuntas Pengerjaan, Warga Ilotidea Protes Soal Sanitasi Septic Tank

×

Tak Tuntas Pengerjaan, Warga Ilotidea Protes Soal Sanitasi Septic Tank

Sebarkan artikel ini
Septic Tank
Bentuk pembangunan sanitasi Septic Tank di Desa Ilotidea yang menjadi persoalan dikalangan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), foto/Herman Abdullah

Dulohupa.id –  Warga di Desa  Ilotidea, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo memprotes soal pembangunan sanitasi Septic Tank di desa setempat.

Aruji Abdullah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Ilotidea yang juga merupakan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) mengatakan, pengerjaan pembangunan sanitasi septic tank yang ada di desanya, sudah melebihi batas waktu yang ditentukan dan masih saja belum tuntas pengerjaannya.

“Harusnya sudah selesai ini. Tapi faktanya kan tidak. Bapak sendiri kan lihat dan sudah di foto juga. Kalau begini dibawa ke rana hukum saja. Nanti saya akan saksi,” ungkap Aruji Abdullah saat diwawancarai, Kamis (4/5/2023).

Begitu pula disampaikan Bale, sapaannya yang merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di desa itu. Dirinya mempertanyakan progres kelanjutan dari pembanguan sanitasi tersebut.

“Sudah lama ini begini. Bahkan pak pemasangan pipanya tidak sesuai prosedur. Masa pembuangan agak tinggi. Terus airnya bagaimana mau keluar,” kata Bale.

Sementara warga lainnya, Anita latif mengungkapkan,sSemenjak adanya pengerjaan sanitasi itu yang hingga sekarang tak kunjung selesai, kata dia, anaknya menjadi korban.

“Anak saya jatuh ke lubang itu pak. Namanya anak anak kan biasa bermain. Jadi sementara diratakan dulu, ini berbahaya,” ujar Anita Latif.

Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gorontalo, menyatakan pembanguan sanitasi tersebut sudah rampung 100 persen dan sudah ada berita acara serah terima.

“Sudah selesai 100 persen dan sudah dilakukan Berita Acara Serah Terima (BAST) pada bulan Maret 2023,” kata kata Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bidang Cipta Karya Dinas PU-PR, M Ichan.

Reporter: Herman Abdullah