Dulohupa.id- Mahasiswa KKN Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melakukan pendataan rumah layak huni di Desa Huidu Utara, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo Gorontalo.
Hasilnya, mahasiswa KKN dari jurusan Teknik Arsitektur itu menemukan, bahwa hampir seluruh rumah di wilayah tersebut rupanya sudah termasuk layak huni. Hal itu seperti pengakuan Dandi, koordinator desa (kordes) dalam KKN tersebut.
Kata dia, desa dengan luas wilayah 911.7 ha dan 9,117 km itu terdiri dari 3 dusun, yakni Dusun Wilayah, Dusun Butaiyokiki dan Dusun Nees.
“Di tiga dusun itu masing-masing di dusun satu ada sekitar 115 rumah, dusun dua 72 rumah, dan Dusun tiga 112. Dari total yang ada hampir semua sudah layak huni dan ada satu rumah di dusun tiga, rumahnya yang tidak layak huni,” ungkap Dandi saat dihubungi Dulohupa.id, Selasa (09/11/2021).
Ada beberapa aspek-aspek penting dari program mereka, kata Dandi itu mengacu untuk kepentingan pendataan terhadap infrastruktur yang ada di desa tersebut.
“Pendataan rumah layak huni kenapa sangat penting, karena data inilah yang bisa menjadi acuan desa dalam menilai bagaimana infrastruktur yang ada di desa ini,” ujarnya.
“Berhubung di Desa Huidu Utara ini juga ada program bantuan rumah layak huni untuk kartu keluarga yang bisa dikatakan wajib mendapatkan bantuan itu,” tambah Dandi
Selain itu juga kata Dandi, di samping mereka menilai rumah layak huni, juga banyak menerima keluhan warga setempat, salah satunya terkait jaringan.
“Kami (mahasiswa) saat melangsungkan program di sini, warga itu sering mengeluh dengan jaringan yang sulit diakses dan intinya warga di sini sering mengeluh dengan itu. Harapan kami dengan adanya program yang kami jalan di sini bisa direalisasikan secepatnya, karena banyak warga disini butuh bantuan,” tandas dia.
**











