Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKAB. GORONTALOPERISTIWA

Sungai Meluap Dipenuhi Sampah, Jembatan Hepuhulawa Nyaris Ambruk

×

Sungai Meluap Dipenuhi Sampah, Jembatan Hepuhulawa Nyaris Ambruk

Sebarkan artikel ini
Sungai Meluap
Kondisi sungai meluap, serta sampah dan kayu menumpuk di bawah jembatan di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto. Foto/Ist

Dulohupa.id – Intesitas hujan tinggi membuat sungai meluap di jalan Prof Sahmina Nur, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin (27/5/2024) sore. Arus Deras membawa kayu besar maupun sampah hingga menumpuk di bawah jembatan.

Kondisi membuat jembatan nyaris ambruk karena material aspal mulai tergerus dan terangkat. Kondisi jembatan mulai rusak karena tak bisa menahan beban tumpukan sampah dan material kayu yang terbawa arus.

Petugas kepolisian dibantu TNI dan warga berupaya mengeluarkan sampah yang menghambat aliran air dengan menggunakan alat seadanya. Upaya penanganan terkendala dengan cuaca yang tidak mendukung karena curah hujan yang tinggi, akibatnya air semakin meluap.

Sementara kendaraan dilarang melewati jembatan tersebut yang dikhawatirkan akan membahayakan pengguna jalan.

“Sekarang masih dibersihkan, jembatannya di Kelurahan Hepuhulawa belakang rumah sakit Ainun Habibie,” ujar Kapolsek Limboto, IPTU Suprapto saat dikonfirmasi.

Jembatan Hepuhulawa
Kondisi jembatan mulai tergerus dan rusak. Foto: Polsek Limboto

Saat ini kondisi cuaca dengan intesitas hujan tinggi terus melanda Provinsi Gorontalo. Pada Minggu malam kemarin, Dua Kelurahan di Kecamatan Limboto dilanda banjir bandang yakni Kelurahan Kayu Bulan dan Hunggaluwa.

Selain merendam rumah warga, banjir bandang juga menerjang pekuburan umum di Kelurahan Hunggaluwa. Akibatnya tanah makam tergerus air dan membuat beberapa tulang manusia berserakan keluar dari lubang lahat.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Pekuburan di Limboto, Tulang Manusia Berserakan

Redaksi