Dulohupa.id – Mikson Yapanto, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo sebut lakukan sidak di area pemukiman warga di Bone Bolango beberapa waktu lalu berbuntut alami dugaan kekerasan oleh sejumlah orang di Kantor NasDem Gorontalo pada Kamis kemarin.
Mikson menjelaskan bahwa sidaknya itu atas dasar adanya laporan dari masyarakat dan LSM soal indikasi penggunaan bahan kimia dalam proses pencetakan emas.
“Ada proses pencetakan mas (emas) yang terindikasi menggunakan bahan kimia merkuri,” ujar Mikson pada Jumat (28/11/2025).
Jelas Mikson, karena proses operasi pencetakan emas yang dilakukan di area pemukiman warga sehingga mengeluarkan suara (bising). Tak hanya itu, kegiatan yang tak jauh dari hilir sungai menjadi salah satu alasan sidak dilakukan.
“Dan juga dekat dari sungai, sungai yang notabene menjadi konsumsi masyarakat Kota Gorontalo dan Bone Bolango,” ucap Mikson.
“Kan disitu tempat PDAM, diambil dari situ, itukan membahayakan,” sambungnya.
Sementara terkait sidak yang dilakukannya, Mikson menegaskan sebagai wakil rakyat yang bertugas mengawasi dan menampung aspirasi masyarakat, banyak ataupun sedikit aspirasi itu dirinya harus menerima itu.
“Makanya saya bilang, saya ini bukan hanya menerima 1000 orang, 1 orang saja saya terima, saya tidak bisa membedakan jumlah orang, tetapi yang bisa saya respon kira-kira apa yang menjadi keluhan masyarakat yang bisa mengakibatkan kerusakan lingkungan dan kesehatan,” bebernya.
Terakhir Mikson menyebutkan bahwa sidak yang ia lakukan berfokus pada pengelolaan hasil tambang yang beraktivitas di area pemukiman, yang dapat berdampak pada lingkungan maupun kesehatan.
Reporter: Yayan











