Scroll Untuk Lanjut Membaca
BUDAYAFeatureNASIONAL

Serak Gulo, Tradisi Lempar Gula dari Atap Masjid

401
×

Serak Gulo, Tradisi Lempar Gula dari Atap Masjid

Sebarkan artikel ini
Tradisi Serak Gulo
Ribuan masyarakat rebutan gula yang dilempar dari atap masjid oleh panitia Tradisi Serak Gulo. (Ulfa/Padang)

Dulohupa.id – Warga keturunan india di Kota Padang, Sumatera Barat memiliki tradisi unik yang dinamakan Serak Gulo. Tradisi ini digelar dengan cara melemparkan gula dari atap masjid, Minggu (25/6/2022).

Sebelum tradisi dilakukan di masjid Muhammadan, sejumlah ulama maupun warga keturunan India berdoa bersama, serta menyiapkan 4 ton gula yang sudah dibungkus kecil-kecil dengan kain Berca.

Ketua Pelaksana Tradisi Serak Gulo, Muhammad Fauzi mengatakan, gula dibagi rata 3 sampai 5 ons kemudian akan ditebarkan ke masyarakat.

“Gula yang sudah dibungkus kain berwarna warni akan dinaikan ke atas masjid, baru akan ditebarkan ke warga yang sudah menunggu di bawah,” jelas Fauzi.

Sontak saja, ribuan masyarakat sudah menunggu di halaman masjid Muhammadan tak sabar mendapatkan gula. Tradisi pun dimulai membuat masyarakat mulai anak-anak hingga orangtua antusias berebutan gula yang dilempar dari atap Masjid.

Muhammad Fauzi menjelaskan, tradisi lempar gula ini berasal dari Madras india selatan yang pelaksanaannya setiap tangal 1 Jumadil Akhir.

“Di Indonesia, hanya Kota Padang yang menggelar tradisi ini. Namun tradisi ini sempat terhenti dua tahun akibat pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Kata Fauzi, tradisi ini juga bertujuan sebagai bentuk rasa syukur warga atas berkah rezeki yang mereka dapatkan selama setahun terakhir, sehingga setiap tahunnya dilaksanakan Serak Gulo.

“Seperti biasanya makna dari serak gula ini kita berbagi rejeki kepada masyarakat,” tandasnya.

Redaksi