Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Seminggu Terendam Banjir, Warga Kayubulan: Belum Ada Petugas yang Datang

×

Seminggu Terendam Banjir, Warga Kayubulan: Belum Ada Petugas yang Datang

Sebarkan artikel ini
Kondisi Jumlah Rumah Deret Nelayan di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto masih tergenang air, Kamis (27/5) sore/Fandiyanto Pou

Dulohupa.id- Lambatnya penanganan genangan air di kawasan rumah deret nelayan di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, dikeluhkan masyarakat.

Pantauan dulohupa.id, sekitar pada Kamis (27/5)  pukul 15.00 WITA, deretan rumah di wilayah itu masih terendam air setinggi lutut. Tidak hanya itu, banyak lumut yang juga mengganggu aktivitas masyarakat, menjadi persoalan yang kerap dikeluhkan. 

Fatma Naidi (51) salah satu warga yang berada di area tersebut mengatakan, sudah hampir seminggu warga mereka dampak banjir, namun belum ada petugas yang datang untuk menanggulangi hal tersebut. 

“Di hari pertama banjir itu saat hujan deras, tingginya air di atas lutut orang dewasa dan sudah hampir seminggu pak ini banjir, tapi sampai saat ini belum ada petugas yang datang untuk melihat ataupun menanggulangi banjir,” ungkapnya kepada Dulohupa.id saat ditemui di lokasi, Kamis (27/5) sore. 

“Alhamdulillah sudah agak turun airnya. Kalau setahu saya disini ada 75 rumah, ditambah lagi dengan rumah tua sekitar 10 rumah. Itu semua rumah yang kena dampaknya banjir pak,” tambah Fatma. 

Hal senada juga yang dikatakan Abudi Amir (62)  yang juga warga yang tinggal di area tersebut. Ia mengharapkan ada petugas yang datang untuk melihat keadaan di wilayah ini saat air danau naik ke perumahan. 

“Kami (warga) di sini mengharapkan bantuan dari pemerintah setempat pak, kondisi air juga kalau dilihat lama turunnya, karena di sini juga bisa dikatakan kawasan rawan banjir,” ujarnya. 

Saat dikonfirmasi Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku mengatakan, bahwa memang hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari warga. Karena itu, pihaknya juga belum turun karena memang tak tahu jika banjir melanda rumah di kawasan itu. 

“Kami (BPBD) belum mendapatkan laporan dari warga setempat. Kalau terjadi bencana banjir di rumah deret nelayan. Kalau kami dapat laporan pastinya kami sudah menanggulangi bencana itu dan langsung memberikan bantuan kepada warga setempat,” ujar Sumanti saat ditemui di ruang kerjanya. 

Lebih lanjut kata Sumanti, pihaknya akan segera turun ke lokasi banjir untuk melakukan penanggulangan, pantauan serta memberikan edukasi kepada warga setempat. Bila mana kalau ada bencana segera melaporkannya terlebih dahulu kepada pihak BPBD Kabupaten Gorontalo. 

“Dengan adanya laporan ini, pihak kami akan segera terjun ke lokasi, dan langsung melakukan penanggulangan kepada warga setempat dan juga melakukan pendataan kepada warga yang terdampak banjir,” tutup Sumanti.

Reporter: Fandiyanto Pou