Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOPEMKAB BONE BOLANGO

Sekda Bone Bolango Sebut PDAM Sedang Sakit Parah

×

Sekda Bone Bolango Sebut PDAM Sedang Sakit Parah

Sebarkan artikel ini
PDAM Bone Bolango
Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma Saat Memberikan Keterangan Perihal Perumda Tirta Bulango. Foto/yayan

Dulohupa.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma menyebut PDAM atau Perumda Tirta Bulango sedang sakit parah. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat di DPRD Kabupaten Bone Bolango terkait adanya aduan dari karyawan Perumda Tirta Bulango pada Senin (30/10/2023) kemarin.

Dalam rapt itu diketahui pelapor merupakan manager administrasi dan keuangan Perumda Tirta Bulango, Anwar Badjarat yang mengadukan Direktur Perumda Tirta Bulango dinilai menyalahi prosedur kerja.

Persoalan itu ditanggapi Ishak Ntoma yang juga merupakan Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirta Bulango.

“Saya juga tidak tahu, laporan etiknya itu. Diakan orang dalam, mo ba lapor. Mestinya itu dia ke Dewan Pengawas dulu. Saya dewan pengawas,” papar Sekda Bonbol.

Menurut Ishak, laporan yang dibuat oleh pihak yang keberatan cukup menuliskan bahwa dengan ini tidak puas dengan kinerja direktur. Baginya, jika laporan tersebut sudah masuk, selanjutnya akan ditindaklanjuti bahkan akan diajak Inspektorat untuk sama-sama menelusuri laporan tersebut.

“Kalau dia (pelapor) tidak puas lagi dengan hasil pemeriksaan Inspektorat, baru dia lapor ke yang lebih tinggi yaitu Bupati,” ujar Ishak.

Dijelaskannya juga, bahwa laporan ke Wakil Bupati (wabup) kemungkinan telah terjadi secara lisan.

“Ibu wabub, sudah mendapat laporan lisan mungkin. Soalnya ibu wabub panggil saya, pak sekda tolong liat akan itu PDAM,” jelas Ishak.

“Saya turun, saya pergi klarifikasi. Saya tanya apa yang terjadi pak dir (direktur). Saya bilang, pak dir kerja yang baik. Ini PDAM lagi sakit, bahkan sakit parah,” lanjutnya lagi, dengan nada yang cukup tinggi.

Sekda Bone Bolango menjelaskan bahwa di dalam perbincangan antaranya dengan Direktur Perumda diketahui bahwa kondisi PDAM Bone Bolango ini cukup sulit kondisinya.

“Sekarang pak Dir (direktur), ada informasi seperti begini (mengambarkan kondisi PDAM yang kurang baik) apakah benar begitu? (tanya Ishak ke direktur). Iya benar, saya harus mo bayar karyawan, utang dorang ada pinjam di bank, mobil tergadai, saya harus mo cari uang bagimana kalo bagini, mo bayar gaji saja dorang pe gaji beberapa bulan lalu ada yang belum terbayar, saya harus bekerja keras, ini proposal saya pak sekda 800 juta, kase kamari doi pak sekda (diskusi sekda dan direktur). Tidak ada doi pemda, silahkan anda cari uang bagimana caranya,” ujar Ishak.

“Nah dia (direktur) cari kesana kemari, pigi di bank tidak boleh, nah lewat sesama PDAM sama-sama boleh baku percaya. Lewat hubungan personal, ia dapat pinjaman 100 juta. Itu pun dia tanya ke saya, pak sekda ini sudah dapat pinjaman. Kalau itu sudah cukup untuk membangun instrasi baru di UNG silahkan (penyampaian Sekda ke direktur). Ini mo kase pulang berapa, 150 juta. Ihh kinapa pe mahal bagitu, apa boleh buat pak Sekda. Yang penting pelanggan mendapatkan pelayanan yang harus kita bangun, dan saya sudah tidak butuh apa-apa lagi kecuali harus ba pinjam uang (penyampaian direktur ke sekda). Ya pinjam saja kase bae itu di UNG,” ungkap Ishak, yang menjelaskan perbincangan antara dirinya bersama Direktur Perumda Tirta Bulango.

Reporter: Yayan