Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Sejak 2016, Persentase Pengangguran di Kabupaten Gorontalo Terus Mengalami Penurunan

Dulohupa.id- Angka pengangguran di Kabupaten Gorontalo sejak 2016 terus mengalami penurunan. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Gorontalo, Cokro Katili, Kamis (5/11).

Cokro mengungkapkan, pada tahun 2016, persentasi pengangguran di daerah tersebut ada diangka 3,62 persen, kemudian pada 2017 angka tersebut menjadi 3,54 persen. Selanjutnya, pada 2018 turun lagi menjadi 3,27 persen, dan pada 2019 berada di angka 3,21 persen.

Dijelaskannya, penurunan angka pengangguran ini adalah dengan semakin terbukanya lapangan kerja khususnya di Kabupaten Gorontalo. Sebab, selama empat tahun terakhir kata dia, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk menarik para investor.

“Pemerintah terus berupaya menarik investor. Hasilnya, sejumlah perusahaan sudah masuk di Kabupaten Gorontalo. Salah satu perusahaan ini adalah PT. Royal Coconut. Sehingga dengan adanya sejumlah investasi yang masuk, banyak tenaga kerja (masyarakat pencari kerja) yang terserap,” terangnya.

Saat ini kata Cokro, angka pengangguran di Kabupaten Gorontalo terbilang ideal, karena secara tidak langsung, dengan tetap adanya pengangguran, bisa juga menarik minat investor untuk menanam saham di dalam daerah.

Kepala Bappeda Kabupaten Gorontalo, Cokro Katili, saat ditemui di ruang kerjanya. FOTO/Dedi Henga

“Karena kalau sudah di bawah angka dua persen, investor akan melihat kalau tenaga kerja kurang,” jelasnya.

Cokro mengatakan, ke depan tugas pemerintah adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Karena hal itu juga ikut menjadi faktor penurunan angka kemiskinan.

“Ke depan, yang ingin kita tingkatkan kualitas mereka. Karena banyak masyarakat yang sudah bekerja tapi belum keluar dari garis kemiskinan. Caranya bagaimana, yaitu melalui pendidikan dan pelatihan,” pungkasnya.

Reporter: Dedi Henga