Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Satlantas Polres Pohuwato Menjaring 230 Pelanggar Selama Operasi Patuh Otanaha 2020

Dulohupa.id – Operasi Patuh Otanaha 2020 yang digelar Polda Gorontalo melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), telah selesai pada 5 Agustus kemarin. Namun begitu, dari operasi yang digelar selama 14 hari itu, personil kepolisian telah merazia ratusan pelanggar lalu lintas, maupun pelanggar protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Misalnya di wilayah Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polisi Resort (Polres) Kabupaten Pohuwato, setidaknya ada sekitar 230 pelanggar lalu lintas terjaring dalam operasi patuh tersebut.

Para pelanggar lalu lintas ini, menurut Kepala Satlantas Polres Pohuwato, Adek Dermawan, adalah mereka yang tidak mematuhi aturan berkendara, juga mereka yang tidak mematuhi standar protokol kesehatan selama pandemi.

“Operasi patuh ini kami lakukan fokus pada peneguran bagi yang tidak mematuhi aturan berkendara. Misalnya ada pengendara yang tidak pakai helm, kami suruh balik arah dan ambil helm,” jelas Adek Dermawan, saat diwawancarai wartawan Dulohupa.id di kantor Satlantas Polres Pohuwato, Kamis (6/8/2020).

Kata Ade juga, saat operasi berlangsung, pihaknya tidak melakukan tindakan seperti memberi denda bagi yang tidak pakai masker dan helm.

“Karena instruksi dari pimpinan, saat operasi dilakukan diberi teguran saja kepada masyarakat yang kedapatan melakukan pelanggaran,” ujarnya.

Lagi pula kata dia, sejauh ini masyarakat di Pohuwato banyak yang mematuhi aturan. Sehingga tidak banyak pelanggar yang terjaring. Ia pun berharap, di tengah pandemi ini, masyarakat jangan hanya pakai masker tapi justru tak pakai helm dalam berkendara sehari-hari.

“Pembinaan yang kami lakukan kepada setiap pelanggar hanya sebatas melakukan teguran, dan memberikan nasihat kepada masyarakat yang melanggar, agar memakai helm dan menaati protokol kesehatan di tengah pandemi ini,” tutup Ade