Dulohupa.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea melaksanakan peresmian gedung pelayanan baru di Rumah Sakit Multazam pada Senin pagi (10/08/2026).
Dalam sambutannya, Adhan mengungkapkan sangat bersyukur dengan bertambahnya gedung baru ini, dimana menandakan pelayanan kesehatan kian makin membaik di Kota Gorontalo.
“Persoalan kesehatan itu bagi saya adalah masalah prinsip. Ada dua yang mendapat perhatian serius itu, yaitu kesehatan dan pendidikan,” ujar Adhan kepada awak media usai acara peresmian.
Bagi Adhan, persoalan kesehatan merupakan bagian dari kewajibannya sebagai seorang pemimpin dalam mengurus rakyatnya. Dimana menjamin kesehatan dan pendidikan untuk rakyat telah menjadi janjinya sebagai Walikota Gorontalo.
“Saya sering sampaikan, kemarin saat diambil sumpah jabatan, janji saya ada dua, yaitu mengurus rakyat dan mengurus agama,” ucapnya.
Lebih lanjut kata Adhan, saat ini pemerintah setiap tahunnya membayar kurang lebih Rp24 miliar untuk menjamin kesehatan masyarakatnya.
“Kurang lebih tiap tahun kita bayar itu 24 miliar khusus untuk BPJS. Itu satu tanda bahwa memang pemerintah kota sangat peduli dengan kesehatan masyarakat,” tandasnya.
“Alhamdulillah hari ini kita melihat ada gedung baru di RS Multazam, dan ini menjadi satu nilai tambah untuk masyarakat di Kota Gorontalo, dimana ada tambahan fasilitas gedung untuk pelayanan kesehatan,” lanjut Adhan.
Adhan mengatakan bahwa dirinya berkomitmen untuk terus berupaya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat terlebih di bidang kesehatan di Kota Gorontalo.
“Oleh karena itu kepada jajaran direksi, manajemen dan semua yang bertanggung jawab di RS Multazam ini saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang mendalam, dan Insya Allah kedepan kita akan benahi lagi soal kesehatan di Kota Gorontalo,” kata Adhan.
Sementara Direktur RS Multazam, dokter Alexander Welliangan mengatakan bahwa 10 tahun kehadiran RS Multazam menjadi bukti kehadiran pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.
“Pada prinsipnya kami berusaha untuk meningkatkan mutu pelayanan, jadi kami menyediakan tenaga spesialis, alat-alatnya kami lengkapi, dan tentunya kami sangat mengharapkan bantuan dari pak Walikota karena beliau sangat memperhatikan soal kesehatan,” tutur dokter Alexander.
“Semulanya baru 7 spesialis, sekarang sudah 24 spesialis. Jadi ada penambahan spesialis termasuk sub spesialis,” lanjutnya.
Menurut dokter Alexander, pihaknya akan terus melakukan pembenahan dan tak menutup kemungkinan pada masa mendatang akan ada penambahan tenaga spesialis lainnya, guna untuk lebih memudahkan masyarakat dalam hal mendapatkan pelayanan kesehatan yang makin baik.











