Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Rekam Jejak Teror KKB Bantai Warga di Nduga Papua

366
×

Rekam Jejak Teror KKB Bantai Warga di Nduga Papua

Sebarkan artikel ini
Teror KKB
Petuga kepolisian mengevakuasi warga Nduga mengantisipasi aksi teror KKB. (Humas Polri)

Papua –  Pasca teror yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) beberapa hari lalu, Warga di Distrik Paro Kabupaten Nduga, Papua berbondong-bondong keluar dari kampung halamannya.

Puluhan Warga termasuk anak-anak dan warga yang sakit dievakuasi ke distrik Kenyam Ibukota Kabupaten Nduga. Warga merasa ketakutan dan mengamankan diri setelah aksi teror KKB membakar pesawat Susi Air dan pengancaman 15 Pekerja Bangunan di Distrik Paro.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2023 Kombes Pol Donny Charles saat diwawancari awak media membenarkan hal tersebut.

“Banyak masyarakat yang melarikan diri meninggalkan Distrik Paro. Kemudian dari melarikan diri itu masyarakat kelelahan serta kelaparan dalam perjalanan sehingga Kami Tim Gabungan (TNI-POLRI) Satgas Damai Cartenz harus memberikan bantuan bahan makanan disamping mengevakuasi masyarakat kita yang sudah tua, perempuan dan anak-anak menuju Distrik Kenyam,” ujar Kombes Pol Donny.

“Untuk diketahui bahwa Distrik Paro menuju Distrik yang terdekat membutuhkan waktu 4 sampai 5 hari dengan berjalan kaki. Distrik Paro Selama ini hanya bisa diakses menggunakan transportasi udara, dengan terjadinya aksi pembakaran pesawat maka akses satu-satunya adalah dengan berjalan kaki,” jelas Kasatgas Humas.

Selain itu Kombes Donny menjelaskan bahwa KKB pimpinan Egianus Kogoya ini memiliki rekam jejak yang panjang sejak tahun 2017, sehingga tidak heran masyarakat memilih untuk mengamankan diri.

“Kelompok Kriminal Bersenjata ini sudah banyak sekali melakukan tindak kriminal dan aksi teror terhadap masyarakat. Singkatnya ada 65 aksi yang telah dilakukan dalam periode tahun 2017 hingga sekarang diantaranya ada pembunuhan,pemerkosaan, penembakan, pengrusakan bangunan, pembantaian dan masih banyak lagi tindakan kriminal yang dilakukan KKB pimpinan Egianus Kogoya ini di wilayah kabupaten Nduga,” kata Kombes Pol Donny.

Kelompok ini sudah tiga kali melakukan pembantai terhadap warga sipil, diantaranya pada tahun 2018 pembantaian terhadap Warga sipil 25 Juni 2018, di Kompleks Bandara Kenyam. Dalam insiden tersebut 3 warga sipil meninggal dunia dan 3 orang luka-luka ,satu diantaranya adalah Pilot.

Kedua, Pada tanggal 2 Desember 2018 kelompok ini melakukan pembantaian terhadap Karyawan PT. Istaka Karya, dalam insiden nahas tersebut 17 karyawan meninggal dunia dan 4 orang belum ditemukan hingga saat ini.

Tearkhir, KKB secara membabi buta menyerang Warga Sipil di kampung Nogolait, Distrik Kenyam pada pertengahan tahun 2022 dalam insiden itu 11 orang warga sipil meninggal dunia dan 2 orang luka-luka.

Humas Polri