Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Rayakan Kebebasan, Warga Binaan Lapas Gorontalo Keluar dengan Aksi Tik Tok

98
×

Rayakan Kebebasan, Warga Binaan Lapas Gorontalo Keluar dengan Aksi Tik Tok

Sebarkan artikel ini
warga binaan lapas gorontalo tik tok
Puluhan warga binaan di Lapas Kelas II Kota Gorontalo rayakan kebebasan dengan aksi tik tok. Kamis (2/4/2020).

Dulohupa.id – Guna mencegah penularan covid-19 di dalam lapas, sebanyak 46 orang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas Dua A Kota Gorontalo dibebaskan, kamis (2/4/2020) untuk menjalani asimilasi di rumah.

Menariknya, mereka yang dibebaskan memiliki cara tersendiri merayakan kebebasannya. Dengan izin  petugas lapas, para narapidana ini beraksi dengan membuat video tik tok saat  menuju pintu keluar lapas.

Para narapidana ini sengaja meminta izin kepada Kepala Lapas Gorontalo agar bisa membuat video tik tok, untuk mengekspresikan kebahagiaan mereka setelah dinyatakan bebas.

Kalapas Kelas II A Kota Gorontalo, Ignatius Gunaidi menjelaskan, pembebasan warga binaan ini dilakukan sesuai dengan persyaratan integrasi, dimana warga binaan yang mengikuti program asimilasi telah menjalani 2/3 masa tahanan di bawah tanggal 31 desember 2019.

“ Sebelumnya kami sudah membebaskan 16 orang, dan hari ini sebanyak 30 orang warga binaan yang kami bebaskan, jadi semuanya berjumlah 46 orang. “Selepas proses disini (Lapas) mereka kami suruh pulang ke rumah masing-masing dan tidak dianjurkan untuk singgah-singgah, serta sebagian ada yang dijemput oleh keluarganya langsung” Jelas Ignatius

Sementara itu, warga binaan yang dibebaskan mengaku senang dengan kebebasan yang diberikan kepada mereka. Namun setelah dirumah nanti, tidak akan melaksanakan aktifitas diluar rumah untuk mencegah penyebaran covid-19.

“ Alhamdulillah hari ini kami senang karena sudah dibebaskan, untuk itu kami berterimakasih kepada Mentri Hukum dan Ham serta pihak lapas. Menghadapi tanggap darurat covid-19 ini, kami tidak akan beraktifitas di luar rumah seperti arahan pihak lapas, untuk mencegah penyebaran virus corona.” Kata Nurhalis Alisa salah seorang  Warga Binaan Kelas II Kota Gorontalo