Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB POHUWATOPOHUWATO

Rayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pohuwato ke-19, Pemerintah Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

×

Rayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pohuwato ke-19, Pemerintah Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

Sebarkan artikel ini
Seorang anak melakukan bermain di pelataran RSBP, setelah melakukan pemeriksaan kesehatan, Sabtu, (26/2).

Dulohupa.id – Pemerintah Kabupaten Pohuwato lakukan bakti sosial operasi bibir sumbing gratis untuk celah bibir dan langit-langit bagi 34 anak di Rumah Sakit Bumi Panua (RSBP) Minggu, (27/2/2020).

Pelaksanaan kegiatan tersebut adalah serangkaian kegiatan perayaan hari ulang tahun Kabupaten Pohuwato ke-19 yang diperingati setiap tanggal 25 Februari.

Dian Tambunan, dokter spesialis anak di RSBP, mengatakan terdapat 40 puluhan anak yang mendaftar pada kegiatan tersebut, tetapi hanya 34 anak yang memenuhi syarat untuk mengikuti operasi.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, hanya 34 anak lolos dan bisa mengikuti operasi bibir sumbing celah bibir dan langit-langit,” katanya saat ditemui Sabtu,(26/2/2020) kemaren.

Sementara itu, Saiful Mbuinga, Bupati Kabupaten Pohuwato, saat meninjau pelaksanaan operasi, berharap jika kegiatan tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Pohuwato.

“Saya tidak ingin hari lahir Kabupaten Pohuwato hanya dirayakan dengan acara seremonial saja, tapi harus ada kegiatan sosial seperti ini, sebagai bentuk pengabdian pemerintahan saya untuk mewujudkan visi Kabupaten Pohuwato yang sehat maju dan sejahtera,” Ujarnya, Minggu (27/2/2022).

Menurut Saiful, peserta yang telah mengikuti operasi bibir sumbing kali ini, kedepannya masih akan mengikuti beberapa tahapan operasi lagi, hingga penderita bibir sumbing benar-benar sembuh.

“Operasi bibir sumbing ini akan dilakukan tiga tahap dan mereka yang baru mengikuti tahap pertama pada operasi kali ini masih harus mengikuti dua tahapan operasi lagi,” Lanjutnya.

Dia juga menambahkan, jika pelaksanaan baksos kali ini, pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan Universitas Hasanuddin Makassar, dan mereka mendatangkan 8 dokter spesialis beserta dengan timnya agar operasi tersebut berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Jhon Suleman (38), orang tua peserta operasi bibir sumbing, dari Desa Wanggarasi Timur, Kecamatan Wanggarasi, mengatakan jika pelaksaan operasi bibir sumbing gratis tersebut sangat membantu dan meringankan bebannya.

Beberapa bulan lalu, dia sempat berinisiasi untuk melakukan operasi dengan menggunakan BPJS, tapi tidak  pernah lolos di tahap pemeriksaan kesehatan.

“Beruntung pada pelaksanaan operasi kali ini anak saya lolos, dan bisa mengikuti operasi. Saya berharap setelah megikuti operasi kali ini anak saya dapat berbicara dengan semestinya” ungkapnya, Minggu (27/2).

Nasir Giasi, Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato,  yang juga datang meninjau pelaksanaan kegiatan operasi saat itu, mengapresiasi kepada pemerintah daerah karena mampu mendatangkan dokter bedah dan melakukan pelaksanaan operasi bibir sumbing gratis.

Menurutnya, jika di masa mendatang kegiatan seperti itu masih akan dilakukan, sebaiknya pemerintah daerah harus melibatkan pemerintah desa untuk melakukan pendataan mendalam dan sosialisasi kepada orang tua penderita bibir sumbing.

“Bila perlu sampai ke tahap untuk meyakinkan mereka agar mau mengikuti operasi bibir sumbing,” Katanya.

Reporter: Renal Husa