Dulohupa.id – Ratusan warga di desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo terpaksa mengungsi, Senin (02/6/2024). Mereka mengungsi akibat longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah sejak Minggu kemarin.
Kondisi ini membuat ratusan warga di dusun 2 Buniya, Desa Dulamayo yang tinggal di kaki pegunungan khawatir akan longsor susulan.
Mereka terpaksa mengungsi di rumah-rumah warga yang aman dari longsor. Sebagian warga lainnya mengungsi di kawasan pasar baru Dulamayo.
Salah satu warga setempat, Nur Ain Kadir mengaku takut balik ke rumah meskipun meninggalkan barang berharga di rumahnya.
“Ada yang belum berani pulang ke rumah, ada yang sudah berani ke rumah untuk mengabil barang-barang. Belum bisa tinggal di rumah,” ucap Nur Ain.
Ia menceritakan longsor di pegunungan terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 09.30 malam. Warga khawatir akan berdampak ke permukiman.
“Gunung itu sudah terbelah dua dan takutnya dampaknya ke kami yang tinggal di selanjang aliran sungai. Sudah dua hari hujan deras sekali. Saat kejadian ada bunyi begitu dan langsung mengungsi,” lanjut Nur Ain.
Sementara berdasarkan laporan pemerintah Desa Dulamayo Selatan, tercatat 67 kepala keluarga atau 263 jiwa yang terdampak. Sebagian besar telah mengungsi ke tempat aman. Selain puskesmas Telaga Puncak terdampak longsor, pemerintah menyebut satu rumah warga rusak akibat kejadian ini.
“Warga sejak tadi malam mengungsi ke pasar baru karena posisi aman. Ada 67 kepala kepala keluarga yang mengungsi. Sementara ada satu rumah yang rusak,” ungkap Usman Sauridi, kepala Desa Dulamayo selatan.
Usman mengatakan biasanya musim penghujan, sering longsor cuman di pinggir jalan, tapi sekarang sudah daerah hulu yang longsor.
“Kondisi longsor di pegununganitu seperti kubangan besar dan dikhawatirkan merembet ke rumah warga,” ujar Kades Usman.
Warga yang tinggal di daerah rawan longsor diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Reporter: Enda











