Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Ratusan Pohon Cengkeh Siap Panen Rusak Diterjang Longsor di Gorontalo

×

Ratusan Pohon Cengkeh Siap Panen Rusak Diterjang Longsor di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Longsor di Gorontalo
Longsor di Perkebunan Cengkeh di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. (Foto istimewa)

Dulohupa.id – Ratusan pohon cengkeh siap panen milik warga di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo rusak diterjang longsor yang terjadi pada Selasa (30/8/2022) kemarin.

Camat Bone, Kristianto Ruchban mengungkapkan, sebanyak 167 pohon cengkeh sudah produktif di Desa Inagaluma dan Permata dilaporkan tertimbun longsor.

“Perkebunan cengkeh itu berada di pegunungan dan terjadi longsor. Kami belum tahu berapa kerugian yang dialami pemilik cengkeh, karena baru dilaporkan,” ucap Kristianto kepada Dulohupa, Rabu (31/8/2022).

Selain pohon cengkeh, kata Kristianto, satu warung milik warga di Desa Muara Bone rusak tertimpa material longsor.

“Kalau hujan deras, disini warga sudah siaga karena memang rawan banjir dan longsor. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, meskipun ada barang berharga dan perkebunan cengkeh milik warga yang rusak,” tuturnya.

Sementara material longsor sempat menutup akses jalan Trans Sulawesi Gorontalo-Bolsel, tepatnya di Desa Taluda’a.

“Semalam sudah dibersihkan dengan alat berat. Kondisi sekarang akses jalan sudah bisa dilewati,” kata Camat Bone.

Dari data Pemerintah Kecamatan Bone, sebanyak 2798 jiwa terdampak banjir dan longsor akibat hujan dengan intesitas tinggi.

2798 jiwa yang terdampak tersebut tersebar di 9 Desa yakni Desa Muara Bone 462 Jiwa (137 KK), Desa Taludaa 1176 jiwa (341 KK), Desa Masiaga (447 jiwa (151 KK). Sedangkan Desa Molamahu 205 jiwa (54 KK), Desa Inogaluma 122 Jiwa (31 KK), Desa Mo’odulio 224 Jiwa (54 KK), Desa Cendana Putih 53 jiwa (17 KK), Desa Ilohuuwa 55 jiwa (15 KK), sementara Desa Permata baru terdata 54 jiwa (18 KK) yang saat ini berada di lokasi pengungsian.

“Kini kondisi banjir sudah surut. Warga dibantu petugas masih membersihkan lumpur di rumah mereka. Kami mengimbau masyarakat Bone khususnya selalu waspada bencana banjir dan longsor, karena mengingat musim penghujan saat ini di Gorontalo,” tandas Camat Bone.

Enda/Dulohupa