Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Rasa Sakit Putus Cinta itu Bukan Ilusi, Ini Penjelasan Ilmiahnya

DULOHUPA.ID- Jangan kira jika rasa sakit saat putus cinta seperti pusing, perut mulas, dan dada sesak adalah ilusi. Sebab secara ilmiah, rasa itu ternyata benar-benar dialami oleh tubuh, dan bukanlah ilusi loh.

Namun sebelum menjelaskannya secara ilmiah, hal yang perlu diketahui, rasa sakit saat putus cinta itu buruk buat tubuh. Jika tidak dikendalikan dengan baik, patah hati membuat dada sesak, depresi, sampai muncul kecemasan yang berkelanjutan.

Dikutip dari hellosehat.com, perasaan sedih dan kehilangan dapat mengaktifkan beberapa bagian pada otak manusia. Ketika merasa sedih dan patah hati, maka aktivitas pada bagian otak yang disebut dengan anterior cingulate cortex – disingkat ACC – akan meningkat. Perasaan tersingkir dari lingkungan sosial, kepercayaan diri yang rendah, dan penolakan juga akan memicu aktivitas ACC, terutama pada bagian belakang ACC.

ACC terletak pada dinding bagian tengah otak dan merupakan suatu bagian yang sangat unik. Hal ini disebabkan karena ACC memiliki fungsi emosional (kemampuan mengelola perasaan) sekaligus fungsi kognitif (kemampuan berpikir).

Dalam tubuh manusia, ada banyak reseptor alias penerima rangsangan. Reseptor-reseptor ini berfungsi untuk menyalurkan sinyal-sinyal yang muncul akibat rangsangan atau perubahan yang terjadi pada tubuh. Salah satu jenis reseptor yang rupanya banyak terdapat pada ACC adalah reseptor opioid. Reseptor ini akan berperan ketika seseorang merasa senang atau sedih.

Saat senang, akan terjadi peningkatan kerja pada reseptor opioid. Sedangkan saat Anda sedih akan terjadi penurunan reseptor endogen opioid, terutama reseptor μ-opioid (dibaca: mu-opioid). Penurunan reseptor opioid tersebut juga akan menyebabkan terjadinya penurunan pada sistem reward dalam diri, yang membuat Anda merasa tidak nyaman.

Selanjutnya, rasa sakit yang diterima oleh reseptor opioid itu akan diproses dan diubah menjadi aktivitas sistem saraf sehingga akan memunculkan perasaan tidak nyaman dan nyeri pada tubuh secara fisik, bukan lagi pada perasaan saja. Inilah mengapa ada sakit perut atau dada sesak ketika patah hati.

Editor