Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
BUDAYAPEMPROV GORONTALO

Rangkaian Kegiatan Maulid Nabi Muhammad 1445 H di Gorontalo Ditutup

×

Rangkaian Kegiatan Maulid Nabi Muhammad 1445 H di Gorontalo Ditutup

Sebarkan artikel ini
Taufik Sidiki-Penutupan_Maulid Nabi Muhammad
Taufik Sidiki, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Provinsi Gorontalo saat memberikan sambutan pada penutupan Rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad 1445 H.

Dulohupa.id – Rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad 1445 H di Provinsi Gorontalo yang mulai dilaksanakan sejak 28 September 2023  hingga 28 Oktober 2023 resmi ditutup, Sabtu (28/10/2023).

Kegiatan penutupan Maulid Nabi Muhammad ini dilaksanakan di Masjid Turobunnuur Siapatana, Jalan Yusuf Hasiru, Kelurahan Bulotada Timur, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo yang dihadiri oleh 300 orang peserta dikili (dzikir) yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerhati Budaya Dikili Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Badan Takmirul Masjid Turobunnuur Siapatana.

suasana maulid nabi muhammad
Sejumlah peserta dikili (Dzikir) pada pelaksanaan penutupan Maulid Nabu Muhammad 1445 H di Masjid Turobunnuur Siapatana.

Rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad 1445 H ditutup oleh Taufik Sidiki sebagai staf ahli gubernur bidang pemerintahan, hukum dan politik Pemerintah Provinsi Gorontalo yang mewakili Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya.

Dalam sambutannya Taufik Sidiki mengatakan perayaan Maulid Nabi Muhammad merupakan kegiatan yang positif, yang menjadi salah satu kekayaan budaya masyarakat Gorontalo. Dirinya pun berharap budaya dikili ini tetap terjaga dan dilestarikan serta dapat diteruskan oleh generasi muda mendatang.

“Sehingga pada malam hari ini, saya harus bersama-sama bapak ibu saudara sekalian dalam kegiatan penutupan maulid nabi,” papar perwakilan Pj Gubernur Gorontalo, Taufik Sidiki saat memberikan sambutannya.

“Tentunya budaya seperti ini, kita tetap lestarikan. Kita harus tingkatkan, kita terus pupuk dan lestarikan, karena di kota-kota lain mungkin ada yang mengatakan ini tidak bisa dan lainnya. Tapi di Gorontalo tetap ada,” lanjutnya lagi.

Dirinya juga memohonkan maaf atas ketidak hadiran dari Gubernur Gorontalo pada pelaksanaan penutupan maulid nabi tersebut.

Selain dari pemerintah Provinsi Gorontalo, pemerintah Kota Gorontalo yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Ismail Madjid juga memberikan sambutan dan apresiasinya atas kegiatan ini.

“Ini sangat luar biasa, perayaan Maulid Nabi Muhammad ini. Alhamdulillah, melalui kegiatan-kegiatan seperti ini di Gorontalo semakin semarak dan diminati oleh masyarakat, terlebih lagi mulai diminati oleh kalangan muda,” ungkap Sekda Kota Gorontalo dalam sambutannya.

“Kami sangat apresiasi dari kegiatan ini (Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H),” sambungnya.

Reporter: Yayan