Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Puting Beliung Terjang Pentadio Timur, Warga Bertahan di Rumah tanpa Listrik

×

Puting Beliung Terjang Pentadio Timur, Warga Bertahan di Rumah tanpa Listrik

Sebarkan artikel ini
Puting Beliung Pentadio
Warga Pentadio Timur memasang lampu botol jelang malam hari usai angin puting beliung terjang permukiman. Foto/Dulohupa

Dulohupa.idAngin puting beliung terjang permukiman warga di Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo pada Senin siang tadi tak hanya merusak bangunan rumah, tapi mengganggu sistem jaringan listrik di wilayah tersebut.

Akibatnya, sejumlah warga bertahan di rumahnya meski dengan kondisi yang ada.

Salah satu warga, Yanti Djafar saat diwawancarai awak media menerangkan tetap memilih bertahan di rumah meski tanpa penerangan lampu PLN.

“(listrik hidup atau bagaimana?) ada, cuman masih di matikan di meterannya,” ujar Yanti, Senin (05/05/2025).

“Tadi so sampaikan ke petugas (PLN), baru dorang bilang mo kase mati dulu strom (listrik), nanti dia mo kase bae dulu, tapi tau kapan (perbaikan),” lanjutnya.

Menurut Yanti, dirinya bersama kedua anak dan ibunya tetap akan bertahan di rumah tersebut, meski kondisi di dalam rumah masih berantakan akibat angin puting beliung pada siang tadi.

“(ibu mau tinggal dimana untuk sementara?) tetap disini, baru mau pindah dimana, ini saya pe rumah, torang 4 orang tinggal di rumah,” ucapnya.

Dari pantauandi lokasi, saat ini pihak PLN tengah berusaha mengoptimalkan kembali sistem jaringan listrik di wilayah tersebut usai dihantam angin puting beliung.

Selain itu, diketahui, Yanti Djafar merupakan korban ganasnya terjangan angin puting beliung pada siang tadi, dimana rumahnya tertimpa pohon kelapa di sisi bagian dapur dan ruang tengah rumah.

Saat ini, pohon kelapa tersebut masih membentang di bangunan rumah. Menurut Yanti, dirinya masih menunggu tindakan lanjut dari pemerintah setempat untuk mengevakuasi bangkai pohon.

Reporter: Yayan