Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Program Nikah Massal, 39 Pasangan di Bone Pesisir Dinikahkan

Dulohupa.id – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali menggelar program nikah massal gratis kepada 39 pasangan calon suami istri yang ada di wilayah Bone Pesisir, Kabupaten Bone Bolango. Sidang itsbat nikah massal dan gratis dilaksanakan oleh Pengadilan Agama (PA) Suwawa yang dipusatkan di Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Kabila Bone, Jumat (10/7).

Ke-39 pasangan itu, berasal dari lima kecamatan yang ada di wilayah Bone Pesisir, yakni Kecamatan Kabila Bone, Bone Pantai, Bulawa, Bone Raya, dan Bone.

Ketua Pengadilan Agama (PA) Suwawa melalui Panitera PA setempat Harnan Podungge saat diwawancarai dilokasi pelaksanaan itsbat tersebut mengatakan pada dasarnya bahwa PA Suwawa telah memprogamkan pelaksanaan sidang itsbat nikah untuk 150 pasangan di wilayah Kabupaten Bone Bolango tahun 2020.

Harnan menjelaskan, untuk wilayah Kabila cs, Tapa cs dan Suwawa cs sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. Untuk hari ini dilaksanakan di wilayah Bone Pesisir cs yang dipusatkan di Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kabila Bone dengan jumlah sebanyak 39 pasangan.

“Sebenarnya masih banyak, tetapi kami harus menyelenggarakan sidang itsbat ini sesuai dengan protokol Covid-19, sehingga tidak bisa dipusatkan di suatu tempat, tapi kita laksanakan di lokasi ini dengan tetap mengedepankan protokol Covid-19,”jelas Harnan.

Harnan menambahkan pada dasarnya pelaksanaan sidang itsbat nikah ini merupakan kebutuhan daripada masyarakat Bone Bolango yang tidak bisa tunda lagi. Walaupun dengan kondisi Covid-19, tapi dengan ketentuan bahwa sudah ada kelonggaran-kelonggaran lainnya pada saat ini, sehingga sidang itsbat nikah massal ini kita bisa laksanakan.

Sidang itsbat ini harus kita laksanakan dan selesaikan karena hal ini menyangkut kebutuhan daripada masyarakat untuk mendapatkan kepastian hukum atas pernikahannya dengan mendapatkan buku nikah dan tidak bisa di tunda lagi.”Alhamdulillah pelaksanaan sidang itsbat ini sudah terlaksana dan hari ini yang di wilayah Bone Pesisir yang terakhir,”ujar Harnan.

Harnan melanjutkan sebenarnya tujuan diprogramkan itsbat sendiri adalah bahwa untuk daerah bone Bolango ini, setelah beberapa kali pihaknya melakukan survei dan melakukan pembicaraan-pembicaraan dengan Kepala KUA yang ada di Bone Bolango, ternyata masih banyak masyarakat yang tidak mempunyai buku nikah. Padahal mereka sangat membutuhkan buku nikah itu, khususnya untuk mereka yang memiliki anak.

Sehingga dengan dilaksanakannya sidang itsbat dan diberikan buku nikah ini. Maka masyarakat ini bisa mengurus akta kelahiran kepada anak-anak mereka. Untuk yang sudah tua-tua biasanya mereka mendapatkan bantuan dari pemerintah, tapi persyaratan juga harus ada buku nikah.

Kasihan mereka pada saat itu menikah karena ada sesuatu alasan harus dilaksanakan nikah, tetapi tidak terpenuhi syarat-syarat yang lain, khususnya persyaratan administrasi. Namun mereka tetap melaksanakan pernikahan saat itu, sehingga tidak ada pilihan lain bagi kami saat ini adalah membantu masyarakat tersebut supaya punya buku nikah.

Harnan mengungkapkan pelaksanaan sidang itsbat tahun ini sebenarnya PA Suwawa bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan sudah diprogramkan dan dianggarkan biaya untuk pelaksanaannya. Bahkan pasangan-pasangan yang akan melakukan sidang itsbat itu, dibayarkan biaya perkaranya dan juga biaya transportasi dan akomodasinya oleh Pemprov Gorontalo.

Namun karena saat ini kita ada dalam keadaan Covid-19, sehingga anggaran yang telah diprogramkan oleh Pemprov Gorontalo itu dipotong untuk kepentingan penanganan Covid-19. Oleh karena ini sudah diprogramkan, kami PA Suwawa tidak bisa menunda sampai kapan mereka Pemprov Gorontalo punya anggaran atau menunda lagi untuk tahun depan.

“Jadi meskipun itu tidak ada lagi dana dari Pemprov Gorontalo untuk pelaksanaanya, tetap kami PA Suwawa sepakat untuk tetap melaksanakan walaupun dana yang lain sudah dipotong oleh Pemprov Gorontalo itu sendiri,”pungkas Harnan. (*/DP-02)