Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINE

Prajurit Marinir Asal Gorontalo Korban Longsor di Cisarua Belum Ditemukan

×

Prajurit Marinir Asal Gorontalo Korban Longsor di Cisarua Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Danlanal Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana
Danlanal Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana saat menerangkan soal 23 prajurit TNI-AL yang jadi korban longsor di Jawa Barat, salah satunya putra asal Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – TNI Angkatan Laut (TNI-AL) merilis sebanyak 23 prajuritnya menjadi korban bencana longsor di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Semua prajurit ini sebelumnya tengah mengikuti pelatihan sebelum akan ditugaskan untuk pengamanan di perbatasan RI dan Papua Nugini.

Hingga update terakhir, dari 23 prajurit, 4 prajurit telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini proses pencarian terhadap 19 prajurit lain masih terus dilakukan.

Terkini, dari 23 prajurit yang menjadi korban bencana longsor di Jawa Barat itu, diketahui salah satunya merupakan asal Gorontalo, tepatnya di Desa Molotabu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango atas nama Serda Rein Pasau.

Saat dikonfirmasi ke Danlanal Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana kepada awak media membenarkan informasi tersebut.

Letkol Laut (P) Hanny mengungkapkan bahwa saat ini pihak TNI-AL tengah berduka atas peristiwa yang terjadi. Jelasnya, memang dalam beberapa waktu terakhir ini personil TNI-AL sedang melaksanakan latihan Pamtas RI-Papua Nugini. Namun cuaca dilokasi hujan yang turun cukup lebat hingga terjadilah bencana longsor.

“Sampai sekarang kami belum bisa secara resmi menyebut itu sudah meninggal dunia atau tidak (korban yang belum ditemukan),” ujar Danlanal Gorontalo kepada awak media pada Senin (26/01/2026).

Menurutnya, saat ini kurang lebih ada 200 orang tim pencarian yang tengah dikerahkan untuk melakukan proses pencarian terhadap para korban.

“Kebetulan didalam 23 personil tersebut ada salah satu putra daerah Gorontalo atas nama Serda Rein Pasau yang rumahnya di daerah Bone Bolango,” tandasnya.

Kata Letkol Laut (P) Hanny, informasi ini telah disampaikan ke pihak keluarga Serda Rein Pasau. Untuk proses pencarian terhadap para korban, pihak TNI-AL terus menyampaikan update informasi kepada para keluarga korban.

“Tentunya kami masih menunggu sampai si Rein Pasau ditemukan, tentunya kami berharap yaa ditemukan dalam keadaan selamat,” ucap Letkol Laut (P) Hanny.

Serda Rein Pasau hingga saat ini masih dalam status pencarian bersama 18 prajurit lainnya oleh tim pencarian di lokasi bencana longsor.

Reporter: Yayan