Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Polda Gorontalo Ungkap Peredaran Narkoba Yang Dikendalikan Narapidana Lapas Boalemo

107
×

Polda Gorontalo Ungkap Peredaran Narkoba Yang Dikendalikan Narapidana Lapas Boalemo

Sebarkan artikel ini
Foto Dulohupa.id

Dulohupa.id  Direktorat Reserse Narkoba Polda Gorontalo, berhasil mengungkap  dan mengamankan dua orang atas kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu, yang  diduga dikenadilkan oleh warga binaan Lapas Klas IIB Boalemo .

AKBP Wahyu Try Cahyono, Kabid Humas  Polda Gorontalo mengaktakan, Bahwa dugaan kasus ini, merupakan pengungkapan kasus narkoba sabu sebanyak 31 sachet di Jalan Raja Eyato, Kelurahan Molosipat, Kecamatan Kota Barat. Dengan tersangkanya, masing-masing AO alias Min dan IK, yang merupakan  warga Kelurahan Siendeng.

Pengungkapan ini dilakukan berdasarkan Informasi masyarakat dimana di Jalan Raja Eyato, akan terjadi transaksi narkoba, berdasrkan Informasi  tersebut  Tim Opsnas Dit Narkoba Polda Gorontalo langsung  melakukan penyelidikan  ke tempat kejadian perkara.

Kemudian dari jarak yang sedikit jauh dari TKP, terlihat AO alias Min turun dari kendaraan roda dua nya, dan menuju ke pagar salah satu bangunan di Jalan tersebut , selanjutnya petugas langsung mendatangi AO alias  Min, dan melakukan tangkap tangan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dibadan AO alias Min ditemukan sebuah gelas plastik warna kuning, yang di dalamnya terdapat tiga plastik foil ukurang sedang. Ternyata dalam tiga plastik foil itu, terdapat narkoba jenis sabut, masing-masing plastik foil ditemukan 10 saset sabu” jelas Wahyu

Setelah terus dilakukan pengembangan petugas  kembali menemukan  dalam kemasan plastik minuman gelas, satu paket sabu. Sehingga total pengungkapan barang bukti di badan AO alias Min ini, sebanyak 31 paket narkoba jenis sabu.

“Dari pengakuan tersangka AO alias Min, bahwa dirinya hanya disuru oleh IK alias Van, sehingga  petugas pun segera melakukan penangkapan terhadap IK di Kelurahan Siendeng” Terang AKBP Wahyu

Tambah Wahyu Setelah kembali dilakukan pengembangan , IK alias Van ini ternyata disuruh oleh RH alias Tam bukan lain warga binaan di Lapas Klas IIB Boalemo.

“Barang bukti pun sudah dilakukan pengujian di BPOM Gorontalo, dan hasilnya positif Methamfetamin dengan berat 10 Gram,” tambah Wahyu

Dalam kasus ini Penyidik Direktorat Narkoba Polda Gorontalo telah menetapakan  dua orang  tersagka masing-masing AO alias Min dan IK alias Van,  Keduanya dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 Tahun Kurungan penjarah. (Jebeng)