Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Polda Gorontalo Gagalkan Penyelundupan 243,15 Gram Sabu Jaringan Lapas Manado

71
×

Polda Gorontalo Gagalkan Penyelundupan 243,15 Gram Sabu Jaringan Lapas Manado

Sebarkan artikel ini
Polda Gorontalo gagalkan penyelundupan narkoba
Dir Narkoba Polda Gorontalo Kombes Pol Dewa Putu Gede artha bersama kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono saat menunjukan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 243,15 Gram.

Dulohupa.id – Direktorat Reserse Nakoba Polda Gorontalo, berhasil menggagalkan penyelundupan 243,15 Garam Narkotika jenis Sabu yang dikenadilakan oleh Narapidana dari Lapas Kelas II A Manado, Sulawesi Uatara.

Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan tersangka AS alias Awin di Desa Kaaruyan, Kecamatan Manggu, Kabupaten Boalemo. Jumat (20/09/19)

Tersangka AS alias Awin tertangkap tangan membawa satu paket berisi lima Sachet Plastic  yang berisi butiran krisatal bening yang diduga Narkotika jenis Sabu oleh tim Resese Narkoba Polda Gorontalo.

Awin sendiri berperan sebagai Kurir atau Perantara untuk menjemput barang dari Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan yang dikendalikan langsung oleh sorang Warga binaan Lapas  Kelas II A Manado berinisial Ak alias Ata.

Selanjutnya dilokasi berbeda, sabtu (21/09/19)  Tim Reserse Narkoba Polda Gorontalo,  kembali menangkap seoraang tersangka ZM alias Ulun di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, dengan barang bukti satu paket sabu. Dimna ZM alias Ulun berperan sabagai penerima paket sabu dari AS alias Awain.

‘’ seorang warga binaan di lapas Kelas II A Manado yang berinisial A-K alias Ata memeriantahkan AS alias Awin untuk meletakan lima paket sabu yang dijemputnya tersebut disebuah rumah yang berada di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo, yang selanjutnya akan dijemput oleh tersangka ZM alias Ulun” jelas ,Dir Narkoba Polda Gorontalo Kombes Pol Dewa Putu Gede artha, SH, MH. Pada Jumpa Pers Selasa. (08/10/19)

Dari hasil pemeriksaan, tersangka AK alias Ata mengakui lima paket yang berhasil diamankan dari tangan AS alias Awi tersebut diakui adalah miliknya, yang dipesan dari Kabupaten Sidrap, dan akan diedarkan di Wilayah Gorontalo dan Mandao Sulawesi Utara.

“ Atas kerja sama anatar lembaga, kita telah melakukan pemeriksaan terhadap AK alias Ata dengan datang langsung ke Manado, dari hasil pemeriksaan AK alias Ata yang merupakan Narapidana Kelas dua A manado ini mengakui bahwa Lima paket Sabu tersebut adalah miliknya” tambah , Kombes Pol Dewa Putu Gede Artha, SH, MH.

Kini dua tersanga  AS alias Awin dan ZM alias Ulun yang beperan sebagai kurir telah dilakukan penahanan di Polda Gorontalo, para pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Subsider Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling berat yakni hukuman mati atau penjara seumur hidup, dan yang paling ringan adalah 20 tahun penjara dan paling singkat 6 tahun penjara. (Jebeng)