Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Ratusan Perawat di Gorontalo Melakukan Aksi Solidaritas Bela Perawat Jumraini yang Dituduh Melakukan Malpraktek

139
×

Ratusan Perawat di Gorontalo Melakukan Aksi Solidaritas Bela Perawat Jumraini yang Dituduh Melakukan Malpraktek

Sebarkan artikel ini
aksi solidaritas bela perawat jumraini,
Ratusan Perawat Gorontalo melakukan aksi solidaritas bela melakukan Perawat Jumraini yang dituduh Malpraktek.

Dulohupa.id – Ratusan perawat di Gorontalo melakukan aksi solidaritas terhadap kriminalisasi perawat yang bernama Jumraini, Perawat di Lampung Utara yang diproses oleh aparat penegak hukum atas kasus malpraktik, pada Rabu pagi (9/10/19). Hal tersebut dinilai sebagai kriminalisasi terhadap perawat dan merugikan provesi perawat.

masa aksi juga menuntut pemerintah daerah membentuk Peraturan Daerah (Perda) terkait perlindungan perawat. Selain menuntut kriminalisasi terhadap perawat, masa aksi juga menuntut terhadap pemerintah terkait peningkatan kesejahteraan jasa perawat, serta honor perawat yang sering terlambat.

Aksi solidaritas ini diawali di Simpang Lima Telaga, dan dilanjutkan di kantor DPRD Provinsi Gorontalo.

Rein R. Djunaid, Ketua PPNI Provinsi Goronalo mengatakan, aksi ini merupakan aksi solidaritas dalam rangka bela perawat yang ada di provinsi lampung, yang saat ini telah mengikuti proses persidangan dalam kasus malpraktik.

“ Kami turun kejalan untuk menyuarakan pembelaan kami terhadap rekaan sejawat kami yang saat ini mendekam dalam penjara dalam keadaan hamil dan menyusui hanya karena dituduh melakukan malpraktik kepada keluarga pasien. Perawat bertugas hanya membantu pasien, namun karena pasien meninggal dunia maka perawat di tuduh malpraktik”. Jelas Rein

Masa aksi mendatangi kantor DPRD Provinsi Gorontalo.

Rein juga mengatakan, aksi yang mereka lakukan tersebut sebagai bentuk sosialisasi kepada khalayak luas untuk tidak melakukan kekerasan kepada petugas kesehatan khususnya perawat.

Tiba di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, masa aksi disambut oleh sejumlah anggota DPRD. Adnan Entengo, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, saat menyambut masa aksi mengatakan, siap menanmpung semua aspirasi para perawat.

“ Terkait dengan tuntutan solidaritas dari rekan-rekan perawat saya harapkan kasus ini tidak akan terjadi di Gorontalo. Kami akan menampung keluhan-keluhan rekan-rekan perawat dan akan membahasnya bersama DPRD Provinsi Gorontalo. Terkait Perda Perlindungan Perawat merupakan usulan yang bagus dan kami akan memperjuangkan Perda Perlindungan Perawat dalam rangka menjamin perlindungan kerja bagi rekan-rekan perawat”. Kata Adnan Etango

Adnan Etango juga mengatakan, pihak DPRD Provinsi Gorontalo akan membicarakan dengan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo terkait tuntutan masa aksi tentang penempatan 1 desa 1 perawat serta peningkatan kesejahteraan perawat di Provinsi Gorontalo. (Jebeng)