Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Pertengahan Juli Semua Sekolah di Kabupaten Gorontalo Akan Dibuka, Guru Wajib Kuasai IT

Dulohupa.id – Bupati Nelson Pomalingo menegaskan, seluruh sekolah di Kabupaten Gorontalo akan dibuka mulai pertengahan Juli 2020. Olehnya itu Nelson meminta agar hal ini menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah (Kepsek) keseluruhan.

Hal ini disampaikan oleh Bupatri Gorontalo saat melakukan evaluasi program dan meninjau Norma Perilaku (NP) Baru di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo pada Senin (29/06) usai pelaksanaan apel kerja.

Ada tiga hal yang ditekankan oleh Nelson yakni pertama fasilitas harus dioptimalkan, mengingat saat ini pemerintah masih kekurangan dana maka bagaimana optimalisasi, tertata baik dan bersih serta menyenangkan.

Yang kedua dikatakan oleh Mantan Rektor UMG adalah SDM guru-guru, dimana ditengah pandemi ini dirinya harus menjadi contoh termasuk penggunaan Informasi Teknologi (IT), karena dengan pendidikan daring ini ternyata masih banyak guru-guru yang tidak menguasai IT, maka akan dilakukan bimbingan teknis kepada mereka, karena itu merupakan persyaratan sertifikasi guru.

“Jadi kalau ada guru yang tidak bisa IT, yah kita pindahkan saja ke daerah terpencil yang belum ada IT. Mereka sangat cocok berada di sana. Makanya kalau tidak ada guru yang mau belajar kesana, saya instruksikan Kadis Dikbud untuk memindahkan kesana,” tegasnya.

Yang ketiga dikatakan oleh Nelson Pomalingo para guru harus bisa mengembangkan inovasi-inovasi. Dikatakan oleh Nelson Pomalingo pada tahun ajaran baru ini, banyak yang harus dipersiapkan dengan baik, dengan adanya pandemi Covid-19 saat ini.

Sekali lagi bupati menyampaikan, bahwa sekolah ini akan kita buka secara keseluruhan pada pertengahn Juli, namun Kepala Sekolah, Guru-guru maupun orang tua murid harus bertanggung jawab. Ini harus disiapkan dengan baik, harus ada cek list, serta jadwal dan sebagainya, termasuk ada kesepakatan antara Kepsek dan orang tua.

“Jadi kalu sekolah itu belum siap yang belum akan kita buka. Jadi itulah tanggung jawab dan kreativitas Kepsek bagaimana berkomunikasi dengan para orang tua, dalam hal meyakinkan mereka mereka. Jadi kita berikan waktu sampai benar-benar telah siap, baru akan kita buka,” pungkasnya. (Dhedy)