Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
AdvertorialHEADLINEPEMKAB POHUWATOPERISTIWAPOHUWATO

Persatuan Penyelam Pohuwato Bantu Cari Anak Tenggelam di Muara

×

Persatuan Penyelam Pohuwato Bantu Cari Anak Tenggelam di Muara

Sebarkan artikel ini
Anak Tenggelam di Muara
Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Possi) Kabupaten Pohuwato bersama Basarnas Pos SAR Marisa saat mencari korban tenggelam di muara. Foto/Hendrik Gani

Dulohupa.id – Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Pohuwato ikut membantu mencari anak 13 tahun (Rahmat Kasim) yang menjadi korban tenggelam di muara Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa.

Ketua Possi Gorontalo, Syarif Mbuinga menyampaikan bentuk rasa keprihatinan keluarga korban atas tenggelamnya salah satu warga masyarakat Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio.

“Di hari ketiga Alhamdulillah Possi mengambil bagian ikut membantu masyarakat yang mengalami bencana dengan cara melakukan pencarian di dasar laut,” ucap Syarif Mbuinga saat ditemui usai melakukan penyelaman di sekitaran lokasi kejadian, Sabtu (27/5/2023).

Kata Syarif, Possi yang ikut melakukan pencarian korban dengan cara menyelam ada empat orang termasuk dirinya sendiri yang terbagi menjadi dua regu, yaitu regu pertama dari wilayah barat dengan jarak 50 meter dengan menyisir ke wilayah timur, dan regu kedua menyisir diseputaran lokasi korban tenggelam.

“Kita ada empat orang termasuk saya. Dalam penyelaman kita terbagi dua tim, tim yang mendekati titik lokasi, dan tim yang agak condong kedalam untuk kita lakukan drive,” ujarnya.

Dalam penyelaman di sekitar lokasi kejadian, timnya sendiri mengalami kendala, seperti jarak pandang. Kata dia, di lokasi memang berlumpur, dan airnya keruh berwarna coklat padat.

“Ada hambatan yang sangat besar, yakni jarak pandang. Suasana dibawah laut sungguh sangat keruh, visibility setengah meter. Kenapa gangguan dengan visbility karena peristiwa terjadi pas berada di muara sungai,” ungkap Syarif Mbuinga.

Syarif juga mengaku Possi akan terus ikut bersama Basarnas Pos SAR Marisa, BPBD, dan TNI-Polri untuk mencari korban tenggelam. Bahkan pada hari keempat Possi sendiri akan tetap menurunkan penyelam yang akan menyisir dasar laut dengan menggunakan jaring.

“Besok kita lakukan penyelaman kembali dari titik lokasi kearah timur dengan melakukan penangkapan dengan jaring. Dengan posisi penyelam Possi dua dan Basarnas dua dengan memegang ujung jaring dengan bentuk empat persegi panjang dan kemudian diseret di dasar laut, jika ada yang nyangkut maka kita dekati dan dilihat, itu merupakan upaya terakhir kita,” tandasnya.

Possi juga akan ikut serta menyisir sekitaran lokasi kejadian dengan melebarkan pencarian lima sampai sepuluh mil.

“Kita juga akan terus berupaya ikut serta menyisir permukaan air dengan jarak pencarian sekitar 5-10 mil dari lokasi kejadian,” imbuhnya.

Reporter: Hendrik Gani