Untuk Indonesia

Perempuan jadi Pendukung Kuat Perlindungan Lingkungan di Indonesia

Dulohupa.id- Platform petisi change.org menemukan bahwa perempuan jadi pendukung kuat perlindungan lingkungan di Indonesia. Sebab, sebanyak 59 persen dari semua tanda tangan yang diberikan untuk petisi terkait perubahan iklim, berasal dari perempuan.

“Di Change.org Indonesia, 1 dari 5 tanda tangan diberikan untuk petisi lingkungan, sedangkan 1 dari 3 petisi lingkungan dalam Change.org Indonesia berhubungan dengan perubahan iklim. Sebanyak 59% dari semua tanda tangan yang diberikan untuk petisi terkait perubahan iklim berasal dari perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa perempuan menjadi pendukung yang kuat bagi perlindungan lingkungan di Indonesia,” tulis Arief Aziz, Direktur Eksekutif dan pendiri Change.org Indonesia dalam laporan bertajuk “Tren Kampanye Perubahan Iklim di Indonesia“.

Petisi terkait perubahan iklim sendiri menurut Arief, sering kali bersinggungan dengan tema terkait kebanggaan nasional, perlawanan terhadap deregulasi, hak konsumen, dan kebakaran hutan.

Hal-hal ini menurutnya membingkai isu-isu perubahan iklim sedemikian rupa sehingga mudah dipahami oleh para pendukungnya dan memberikan pemahaman bahwa isu-isu iklim adalah lebih dari sekadar persoalan iklim.

Lebih dari setengah petisi terkait perubahan iklim di Change.org Indonesia kata Arief, menangani isu-isu yang berdampak terhadap negara Indonesia di skala nasional (61%). Petisi terkait isu-isu lokal difokuskan pada wilayah dengan tutupan hutan terbesar, misalnya Riau, Aceh, dan Bengkulu.

Sebanyak 60 persen dari semua petisi terkait perubahan iklim menentang rencana pemerintah yang berdampak besar terhadap lingkungan, misalnya deforestasi atau meminta pemerintah agar membuat kebijakan progresif terkait perlindungan lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Sebagian besar petisi ini ditujukan kepada lembaga eksekutif pemerintah, terutama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Keuangan.

Menariknya, ada setidaknya 623 ribu suara yang mengalami kemenangan dalam kampanye perubahan iklim. Dari tahun 2015 hingga 2020, terdapat delapan kampanye yang mengalami kemenangan, tujuh di antaranya terkait deforestasi, dan satu kemenangan lainnya terkait isu plastik.

Petisi yang berhasil mencapai tujuannya cenderung menampilkan narasi ketidakadilan terhadap masyarakat kecil, melibatkan pembuat keputusan dengan efektif, memanfaatkan momentum berupa isu-isu yang populer di kalangan publik, atau memperoleh dorongan dan minat para penggunanya dengan menyebarkan kabar terbaru secara rutin.

Reporter: Wawan Akuba

Comments are closed.