Untuk Indonesia

Percepat Pengadaan Barang dan Jasa, Sekda Kabgor Minta Penyusunan Standar Harga Dikebut

Dulohupa.id- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Hadijah  U Tayeb meminta para peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan cepat menguasai materi Penyusunan Standar Harga Kabupaten Gorontalo tahun 2022 yang digelar oleh Badan Keuangan di Saronde Meeting Room Hotel Aston Kota Gorontalo pada Rabu (03/02).

“Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan para peserta akan menguasai bagaimana melakukan penyusunan harga, mengingat sering berubah-ubahnya regulasi. Olehnya para peserta akan bisa melakukan penyusunan standar harga lebih awal dari tahun 2022,” Hadijah kepada para peserta.

Kata Hadijah,  jika standar harga tersusun dengan cepat, maka peraturan bupati juga akan lebih cepat dibuat. Sebab, pagu anggaran bisa diketahui sebelum masuk penyusunan anggaran tahun 2022.

Dengan begitu kata dia, Desember 2021 atau paling lambat Januari 2022, sudah mulai menyusun perencanaan, sehingga pada bulan Februari semuanya sudah dapat melakukan program kegiatan pengadaan barang dan jasa.

“Dengan demikian pekerjaan tidak akan menumpuk di akhir tahun, karena biasanya masih saling menunggu dalam melakukan standar harga, sehingga perencanaan akan terlambat dalam melakukan pengadaan barang dan jasa,” terangnya.

Sementara itu, Kaban Keuangan Roswati Lasimpala menjelaskan, dalam menyusun satu dokumen diperlukan standardisasi agar terjadi ke seragam dengan dokumen lainnya.

Standar satuan harga dan standar harga  akan mempermudah pekerjaan OPS dalam penyusunan anggaran, serta mendorong OPD adar lebih selektif mengalokasikan anggaran.

“Penyusunan anggaran pemerintah daerah mempermudah mengevaluasi anggaran yang telah diusulkan masing-masing OPD. Berdasarkan Permendagri No.13 Tahun 2016 pasal 95 ayat 5 standar satuan harga merupakan unit satuan barang jasa di suatu daerah, ditetapkan dengan keputusan kepala daerah.  Bahwa penyusunan SSH dan SHB dilaksanakan setiap tahun terjadinya atau penurunan harga di pasar,” tutupnya.

Reporter: Dhedy Henga

Comments are closed.