Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOHEADLINE

Penyampaian Aspirasi Dinodai Perusakan dan Penjarahan, Manajemen PT Gorontalo Minerals Desak Polisi Usut Tuntas

×

Penyampaian Aspirasi Dinodai Perusakan dan Penjarahan, Manajemen PT Gorontalo Minerals Desak Polisi Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini
PT Gorontalo Minerals
Kondisi logistik milik PT Gorontalo Minerals usai dijarah oknum sejumlah massa aksi dari penambang Suwawa. Foto/ist

Dulohupa.id — Manajemen PT Gorontalo Minerals menyatakan sikap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi yang digalang oleh Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan (TOMITA) dengan jargon “Suwawa Menggugat”.

Namun, pihak perusahaan mengecam keras aksi anarkis berupa dugaan perusakan fasilitas dan penjarahan yang menodai penyampaian pendapat di Camp Sungai Mak, yang merupakan tempat tinggal karyawan PT Gorontalo Minerals di Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, pada Jumat (30/10/2026).

Merespons insiden tersebut, General Manager PT Gorontalo Minerals, Didik Hatmoko, menegaskan bahwa pihaknya meminta pihak kepolisian untuk bertindak tegas serta meminta koordinator aksi dan para demonstran untuk bertanggung jawab penuh.

Dalam pernyataan resminya, Didik Hatmoko menyampaikan tiga tuntutan tegas kepada pihak penanggung jawab dan massa aksi:

“Kami menghormati demonstrasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya, namun kami menuntut pihak kepolisian untuk menindak tegas aksi perusakan dan pencurian ini. Kami meminta koordinator dan para demonstran untuk memastikan semua barang yang dicuri dikembalikan. Menyerahkan pelaku perusakan dan pencurian untuk diproses di kepolisian. Memastikan pelaku pencurian dan perusakan diusir dan dihukum.,” tegas Didik.

Pihak manajemen PT Gorontalo Minerals berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas tindakan kriminal yang terjadi demi menjamin keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum bagi seluruh karyawan maupun masyarakat sekitar.

Sebelumnya Aksi damai para penambang yang digelar di wilayah Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, pada Jumat (30/10/2026) siang menjadi sorotan usai diwarnai dugaan penjarahan oleh sejumlah massa aksi. Berdasarkan sejumlah video terlihat beberapa oknum massa aksi melakukan pengambilan barang di fasilitas perusahaan.

Kasi Humas Polres Bone Bolango, AKP Djon Nusi, mengonfirmasi adanya insiden penjarahan yang terjadi di gudang logistik milik PT Gorontalo Mineral yang berlokasi di Motomboto, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. Peristiwa tersebut berlangsung di sela-sela aksi unjuk rasa pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Dalam penjelasannya, AKP Djon Nusi menyatakan bahwa sekelompok orang memanfaatkan momen jeda istirahat untuk menunaikan ibadah Shalat Jumat guna memasuki gudang logistik dan mengambil sejumlah bahan makanan.

Redaksi Dulohupa