Scroll Untuk Lanjut Membaca
BOALEMOPEMKAB BOALEMO

Penjabup Hendriwan Beberkan Alasan Keterlambatan Pembayaran TPP ASN di Boalemo

569
×

Penjabup Hendriwan Beberkan Alasan Keterlambatan Pembayaran TPP ASN di Boalemo

Sebarkan artikel ini
TPP ASN Boalemo
Penjabat Bupati Boalemo, Hendriwan. Foto: Aman/Dulohupa

Dulohupa.id – Penjabat Bupati (Penjabup) Boalemo, Hendriwan membeberkaan alasan keterlambatan pembayaran tunjangan penghasilan pegawai (TPP) untuk Aparatur Siil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Hendriwan mengatakan, belum dibayarkannya TPP bagi ASN dikarenakan murni kondisi keuangan daerah yang kurang memungkinkan untuk pembayaran TPP secara utuh.

Hal ini dikatakaan Hendriwan, karena anggaran transfer dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Umum (DAU) tidak lagi sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah daerah untuk pengaturan peruntukannya. Hal inilah yang membuat dana transfer yang dikirimkan oleh pemerintah pusat ke daerah tidak dikirimkan secara keseluruhan.

“Nah untuk tahun ini dana transfer dari pusat sebesar 34 miliar, karena sudah ada peruntukannya maka yang di transfer tidak full 34 miliar tetapi hanya 22 miliar” jelas Hendriwan, Kamis (13/4/2023).

Sebelumnya, pemerintah daerah telah melakukan simulasi terkait pembayaran TPP bagi ASN, dimana pemerintah berencana akan membayarkan 2 bulan TPP bagi ASN, namun karena ketidaksanggupan keuangan daerah, maka pemerintah terpaksa memutuskan baru akan membayar TPP bagi ASN selama satu bulan saja.

“Awalnya kami rencanakan dua bulan, akan tetapi karena anggarannya terbatas maka kita dahulukan dulu satu bulan, baru setelah anggarannya turun lagi baru kita transfer lagi ke ASN” tutur Hendriwan.

Hendriwan juga menepis, jika pembayaran TPP oleh pemerintah Boalemo ke ASN dikenakan pemotongan 50 persen.

“Jadi saya tegaskan, ini bukan pengurangan atau pemotongan 50 persen, dan tetap akan dibayarkan full, hanya saja pembayarannya 1 bulan dulu, karena memang ditransfernya dari pusat baru 22 miliar” tegas Hendriwan.

Namun meskipun begitu, pemerintah telah berupaya agar pembayaran hak dari para pegawai tetap ditunaikan oleh pemerintah.

“Alhamdulillah yang pertama kita sudah membayarkan THR untuk seluruh ASN, dan kemudian untuk ADD sampai bulan maret sudah terbayarkan. Jadi penghasilan tetap perangkat desa itu sudah terbayarkan sampai bulan april” tandasnya.

Reporter: Aman