Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Pengadaan Vaksin di Indonesia Sebanyak 170 Juta Dosis

Dulohupa.id – Upaya untuk mempercepat pengadaan vaksin COVID-19 di Indonesia terus dilakukan. Saat ini, prosesnya sudah pada tahap uji klinis fase 3 dan telah dirampungkan untuk proses penyuntikan kepada 1.620 relawan.

Seperti dikutip dari Detik Finance, Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heriyanto menjelaskan, proses penyelesaian penyuntikan vaksin kepada 1.620 relawan itu telah selesai dan sudah berlangsung sejak Agustus 2020.

“Itu penyelesaian setelah diresmikan oleh Pak Jokowi yang dicanangkan penyuntikkan kepada 1.620 relawan secara bertahap. Nah saat ini prosesnya sudah selesai,” katanya kepada detik.com, Minggu (18/10).

Sebetulnya, pemerintah indonesia sendiri telah menetapkan untuk mengadakan vaksin sebanyak 60 persen dari total jumlah penduduknya, atau sekitar 170 juta dosis. Dengan begitu, artinya Indonesia akan butuh sebanyak 340 juta dosis dalam kurun waktu satu tahun.

“Oleh karenanya, program vaksinasi COVID-19 ini harus dikawal sebaik mungkin dari seluruh stakeholder, sehingga program ini dapat berjalan sesuai prosedur, dan juga dieksekusi sehingga nanti masyarakat yakin bahwa vaksin COVID-19 yang akan diberikan kepada masyarakat, sudah sesuai dengan peraturan dari Badan POM yang pada akhirnya bisa menghentikan penyebaran virus Covid-19,” ujarnya Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir.

Untuk uji klinis fase 3 juga telah diselesaikan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) juga telah melakukan inspeksi pada hari Jumat 16 Oktober 2020 kemarin ke beberapa site uji klinis fase 3 di Bandung.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Editor