Dulohupa.id–Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo memaparkan realisasi anggaran triwulan I untuk tahun 2021, Selasa (20/4). Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Ismail Madjid mengungkapkan, APBD tahun 2021 totalnya Rp 1.336.726.000.000. Jumlah itu katanya, 70,34 persen atau sebesar Rp 945.000.000.000 merupakan belanja operasi.
“Di tahun 2020 sampai 2021 ini, Kota Gorontalo untuk Dana Alokasi Umum (DAU) berkurang Rp 54 miliar, kemudian untuk tahun 2019, berkurang Rp 15 miliar, termasuk juga anggaran kelurahan,” ungkap Ismail di ruang kerja Wali Kota Gorontalo.
Ia menuturkan, anggaran kelurahan pada tahun 2020 yang jumlahnya sekitar Rp 18 miliar, kini pada tahun 2021 tidak lagi dianggarkan.
“Untuk realisasi anggaran di tahun 2021 ini, dapat kami sampaikan, memang untuk dibandingkan tahun 2020 dalam triwulan yang sama, di tahun kemarin mencapai 25,35 persen untuk fisik, sedangkan untuk tahun ini baru mencapai 13,35 persen. Tetapi terakhir untuk posisi sampai dengan saat ini sudah berubah sudah meningkat 14,76 persen, dan realisasi keuangannya 10,21 persen,” tutur Ismail
Ismail menjelaskan, untuk Dana Insentif Daerah (DID) Kota Gorontalo, belum ada pencarian. Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) masih sementara perlengkapan administrasi.
“Insya allah dalam dekat ini, untuk DAK maupun DID dan anggaran lainya itu akan segera dilaksanakan dalam waktu ini,” jelas Ismail
Namun di tahun 2021, kata Ismail mengalami keterlambatan karena ada perubahan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).
“Memang di tahun 2021 ini kita sedikit mengalami keterlambatan, karena ada perubahan penggunaan aplikasi SIPD, yang selama ini memang dari Kementerian dalam negeri tetap mengharapkan daerah-daerah harus menggunakan SIPD,” tutup Ismail
Reporter: Yusuf Konoli











