Scroll Untuk Lanjut Membaca
KAB. GORONTALOPEMKAB GORONTALO

Pemkab Gorontalo Mediasi Masalah Pasar Hewan Pulubala

10
×

Pemkab Gorontalo Mediasi Masalah Pasar Hewan Pulubala

Sebarkan artikel ini
Pasar Hewan Pulubala
Suasana Penyelesaian masalah pasar hewan Pulubal oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Foto/Diskominfo

Kabupaten Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mediasi masalah pasar hewan yang berada di Desa Pulubala, Kecamatan Pulubala. Rapat tersebut difasilitasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gorontalo menggelar, Selasa (21/5/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di Orasawa Resto tersebut turut Dihadiri oleh OPD terkait, masing – masing Dinas Peternakan, Dinas Perindag, dinas Satpol PP, badan Kesbang Kabupaten Gorontalo, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa Pulubala, unsur Koramil, Polsek Pulubala , Babinkamtibmas, serta perwakilan masyarakat dan sejumlah pedagang hewan ternak setempat.

Hasil rapat tersebut semua pihak telah menyetujui hal-hal sebagai berikut;

1. Peserta rapat menjamin dan mendorong iklim investasi pelaku usaha pasar hewan bapak Umar Mootalu untuk mendapatkan kesempatan berusaha;

2. Aktivis pemanfaatan lahan sebagai pasar hewan di Desa Pulubala Kecamatan Pulubala yang diakui secara legal adalah yang memiliki izin usaha sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku merupakan milik dari Bapak Umar Mootalu;
3. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo, tidak akan menerbitkan rekomendasi pasar hewan yang baru selama belum melengkapi dokumen rekomendasi pertanian, tata ruang dan lingkungan;

4. Pelaku Usaha pasar hewan bapak Umar Mootalu bersedia melaksanakan pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan dari kegiatan pengelolaan pasar hewan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;

5. Pemerintah Desa Pulubala dan dinas terkait bersedia memberikan pembinaan serta bimbingan terkait pengelolaan lingkungan;
Pelaku Usaha Pasar Hewan Bapak Umar Mootalu bersedia menangani permasalahan polusi udara, sampah dari aktifitas kegiatan berusaha, mulai dari pedagang sapi, kendaraan bermotor, pengangkutan dan tidak melakukan aktifitas di malam hari;