Scroll Untuk Lanjut Membaca
KOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Pemerintahan Adhan-Indra Capai Indeks Keuangan Daerah Tertinggi di Provinsi Gorontalo dan Sulut

×

Pemerintahan Adhan-Indra Capai Indeks Keuangan Daerah Tertinggi di Provinsi Gorontalo dan Sulut

Sebarkan artikel ini
Indeks Keuangan Daerah
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel saat menghadiri rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (SulutGo), di Hotel NDC Resort and Spa, Manado. Foto/Diskominfo

Manado – Pemerintah Kota Gorontalo yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Zamronie Agus, serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), Kaima Camaru menghadiri rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (SulutGo), di Hotel NDC Resort and Spa, Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, sejumlah kepala daerah dari Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara, serta para narasumber dari pemerintah pusat.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Direktur Ekonomi Syariah dan Badan Usaha Milik Negara Kementerian PPN/Bappenas, Realisty Widyawaty, memaparkan mengenai Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) dan implementasinya di wilayah SulutGo sebagai dasar penyusunan rekomendasi kebijakan serta program penguatan inklusi keuangan yang lebih tepat sasaran.

Berdasarkan data yang disampaikan, Pemerintah Kota Gorontalo yang kini dinakhodai Wali Kota Adhan Dambea dan Wawali Indra Gobel (AIR) mencatat capaian IKAD tahun 2026 sebesar 6,39 dan menjadi daerah dengan nilai tertinggi di Provinsi Gorontalo.

Capaian tersebut telah memenuhi target yang ditetapkan dan menempatkan Kota Gorontalo pada kategori “Unggul”. Sementara itu, kabupaten lainnya di Provinsi Gorontalo masih berada pada kategori “Berkembang” dan sebagian mendekati kategori “Unggul”.

“Alhamdulillah, IKAD kita tertinggi di Sulut sebagaimana dipaparkan pada Rakorwil TPKAD,” ujar Wawali Indra.

IKD

Ia menambahkan, dari tabel capaian IKAD yang dipaparkan juga, Kota Gorontalo tercatat memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara.

Capaian ini, lanjut dia, menunjukkan bahwa tingkat akses keuangan dan inklusi keuangan di Kota Gorontalo berada pada posisi terdepan di kawasan Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo).

Nilai IKAD Kota Gorontalo yang tertinggi di antara seluruh kabupaten dan kota di wilayah SulutGo menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam mendorong akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

Untuk diketahui, IKAD merupakan instrumen resmi yang diluncurkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bappenas dan Kemenko Perekonomian pada 6 Mei 2025.

Tujuannya untuk memetakan kondisi inklusi keuangan di setiap kabupaten dan kota di Indonesia, menjadi panduan bagi pemerintah dan pihak terkait untuk meratakan kesejahteraan dan membantu mempercepat kemudahan layanan keuangan bagi masyarakat di daerah.