Untuk Indonesia

Pemda Bone Bolango Kucurkan 30 Miliar untuk Kembangkan Ekowisata

Dulohupa.id- Pemerintah Daerah (Pemda) Bone Bolango semakin  menyeriusi pengembangan ekowisata di wilayah tersebut. Ada setidaknya 30 miliar dana yang rencananya akan digunakan untuk mengembangkan ekowisata. Dana miliaran tersebut kata Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma, adalah dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Salah satu yang akan kita dorong adalah pembangunan ekowisata. Apalagi ekowisata ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencantumkannya sebagai wisata minat khusus,”kata Ishak Ntoma.

Meski telah menyiapkan dana sebesar 30 miliar, pihaknya kata Ishak, masih terkendala dalam Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dalam bidang pariwisata.

Oleh karena itu lanjut dia, Pemkab Bone Bolango sangat berterima kasih kepada Yayasan dan Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo yang tahun ini membuka SMK Kejuruan, yakni SMK Bina Mandiri Bone Bolango yang salah satu program studi (Prodi) kejuruannya adalah pariwisata.

“Ini berarti menjawab kelangkaan SDM pariwisata di daerah ini, baik dari sisi pengelolaan hotel dan makanan, pengelolaan destinasi wisata, dan termasuk travelingnya,” tutur Sekda Ishak Ntoma.

Menurut Ishak, jika ketiga produk dari SMK Bina Mandiri Bone Bolango ini mulai disiapkan dari sekarang, pihaknya berkeyakinan ke depan Bone Bolango tidak kekurangan lagi orang-orang yang mencintai wisata dan menjadi pengelola wisata. Paling penting adalah tentunya bagaimana membantu pembangunan daerah.

Kata Ishak, tempat-tempat yang akan didorong pengelolaanya adalah wisata Bukit Peyapata di Desa Tunggulo dan Bukit Arang di Desa Lonuo, Kecamatan Tilongkabila.

Lalu, destinasi wisata pemandian air panas dan air terjun Lombongo di Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, dan destinasi wisata alam Hungayono di Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur.

“Destinasi wisata alam Hungayono sendiri menjadi salah satu primadona Bone Bolango, karena di dalamnya ada satwa langka, yakni burung endemik Maleo yang dilindungi oleh undang-undang,” urai Sekda Ishak Ntoma.

Reporter: Mega

Comments are closed.