Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Pemangku Adat di Goroantalo Tetapkan Gelar Adat Pulanga “tauwa lo lingguwa” Kepada Hamim Pou

255
×

Pemangku Adat di Goroantalo Tetapkan Gelar Adat Pulanga “tauwa lo lingguwa” Kepada Hamim Pou

Sebarkan artikel ini
Pemangku Adat di Goroantalo Gelar Sidang Penetapan dan Pengukuhan Gelar Adat Pulanga Bupati Hamim Pou.
Bupati Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin, Sekertaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma, Asisten Satu, Taufik Sidiki, bersama pemangku adat Gorontalo menggelar Sidang Penetapan dan Pengukuhan Gelar Adat Pulanga yang akan diberikan kepada Bupati Bone Bolango Hamim Pou.

Dulohupa.id, Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten (Pemda) Bone Bolango (Bonebol) bersama pemangku adat menggelar Sidang Penetapan dan Pengukuhan Gelar Adat Pulanga yang akan diberikan kepada Bupati Bone Bolango Hamim Pou, sebagai pulanga “tauwa lo lingguwa” (orang pekerja keras arif dan bijak sana)

Melalui hasil sidang tersebut, bupati Hamim Pou, ditetapkan sebagai “pulangga tauwa lo lingguwa” sesuai kesepekatan para pemangku adat yang ada diseluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

Kegiatan yang berlangsung di rumah dinas Bupati Bone Bolango, Senin (20/1/2020) turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin sebagai bupati yang mendapat gelar pulanga”tauwa lo mandala”.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Indra Yasin mengatakan kerabatan sidang adat kali ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan sebelumnya di jakarta. Ia menjelaskan sejahu ini sudah mendengar persetujuan dari tauwa-tauwa lainnya untuk memberikan persetujuan kepada Bupati Hamim Pou untuk mendapat gelar adat pulanga tersebut.

“Persetujuan tauwa lo Bone Bolango sudah wajar memperoleh anugerah gelar adat. Peanugerahan gelar adat yang diberikan melalaui pertimbangan. Sebab tidak mudah memeproleh penghargaan geral adat, karena dilihat dari segi aspek dari seorang pempin dalam memimpin daerah,” ujar Indra Yasin.

Lebih lanjut Indra Yasin mengatakan, peanugerahaan terhadap Bupati Hamim Pou, dilihat dari sejak kepemimpinannya yang hingga saat ini, banyak memberikan dinamika perubahan daerah terutama terobosan dalam mebangun derah.

“Saya berharap adat ini dapat dijaga sebaik mungkin. Karena gelar adat tidak semudah itu diberikan kepada seseorang. Mari kita lestarikan budaya adat yang selama ini sudah kita jalankan,” pinta Indra Yasin.

Sekertaris Daerah, Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma, mengatakan sebagai pemerintah daerah, sangat berterima kasih atas kehadiran dalam penetapan gelar adat kepda Bupati Bone Bolango, Hamim Pou oleh Bupati Gorut, Indra Yasin yang juga sebagai pulanga”tauwa lo mandala”.

“Proses pemberitahuan gelar ini sudah 2 tahun lalu. Namun karena masi merasa belum pantas, bupati saat itu masih menolak untuk menerima gelar adat tersebut. Keyakinan beliau ketika pak Rahmat Gobel,  meberikan suport bahwa dirinya sudah pantas menerima gelar tersebut,” kata Ishak Ntoma.

Disisi lain lanjut Ishak Ntoma, dengn gelar adat tersebut akan memberikan khrisma tersendiri bagi Bupati Bone Bolango yang selama ini mengabdikan dirinya membangun daerah menjadi lebih maju.

“Gelar adat yang dianugerahkan kepada Bupati Hamim Pou, sudah sewajarnya. Apalgi dirinya saat ini masih mengemban jabatan sebagai Bupati Bone Bolango,”ujarnya.

Rencananya acara prosesi adat pengukuhan Bupati Hamim Pou sebagai “tauwa lo lingguwa” akan dilaksanakan tanggal 26 Januari 2020 nanti, di kediaman rumah dinas bupati. (Kibong)