Dulohupa.id – Pasar Sentral kota Gorontalo yang belum sebulan di tempati mulai dikeluhkan pedagang karena lapaknya yang sempit.
Upaya pemerintah memperbaiki tempat jualan pedagang, diharapkan pendapatannya meningkat, serta membuat nyaman bagi para pedagang. Namun lapak di pasar sentral dinilai kurang memadai.
“Fasilitasnya bagus dan penataannya tapi Masalahnya itu tempatnya (lapak) terlalu kecil,” ungkap Asma, seorang pedagang rempah pasar sentral kepada Dulohupa saat ditemui dilapaknya, Rabu (13/9/2023).
Menurutnya, ukuran lapak yang kecil membuat ruang gerak para pedagang menjadi sulit, serta mengatur barang dagangan pun jadi makin sulit. Ukuran lapak yang sebelumnya saat masih diluar pasar begitu besar dibandingkan di dalam pasar.
“Jadi ruang bergerak itu susah, apalagi kita itu yang sudah tua mau jongkok saja susah,” tambahnya.
“Kalo kita (pedagang) tau dari awal bahwa ukurannya hanya segini, barangkali kita akan ambil 2-3 lapak, cuma kita tidak tau,” tegas Asna.
Selain ukuran lapak kecil, ada beberapa orang pedagang yang tidak mendapatkan lapak jualan saat pembagian tempat.
“Sedangkan kita itu pedagang rempah saat diundi, masih kurang 7 tempat,” ungkapnya.
Reporter: Yayan











