Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Pedagang Pasar Harian Limboto Protes Ke Disperindag. Mau Tahu Kenapa? Ini Alasannya

Dulohupa.id – Wacana pengalihan status Pasar Mingguan Kayubulan menjadi Pasar Harian, menuai protes dari puluhan pedagang pasar harian Limboto. Pasalnya, keberadaan dua pasar harian di lokasi yang berdekatan, dinilai pedagang dapat menurunkan pendapatan para pedagang pasar harian Limboto

Aksi protes ini disampaikan langsung puluhan pedagang pasar harian limboto, saat mendatangi Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gorontalo, senin (11/5). 50 pedagang yang mengklaim perwakilan dari para pedagang pasar harian Limboto itu dengan tegas menolak wacana pengalihan status pasar mingguan kayubulan menjadi pasar harian.

“Yang jelas kami menolak jika ada pasar harian lainnya di Limboto. Jadi jangan ada lagi kebijakan lagi untuk hal itu. Yang juga kami khawatirkan pemberlakuan pasar harian ini akan berlanjut hingga penerapan PSBB ini selesai,” Tegas Rosdiyanto Umar, salah seorang pedagang tetap di Pasar Harian Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Rosdiyanto juga mengungkapkan, jika pasar harian Limboto bertambah dan dibuka dilokasi pasar mingguan, maka akan berpengaruh pada pendapatan dari pedagang tetap dipasar harian Limboto.

Menyikapi hal ini, Kepala Disperindag Kabgor Gusti Tomayahu mengungkapkan, pihaknya akan bertanggung jawab penuh terhadap pasar mingguan yang dialihkan ke pasar harian.

“Saya akan bertanggung jawab penuh dan menjamin akitivitas pasar mingguan yang dialihkah kepasar harian hanya berlangsung selama penerapat aturan PSBB,” terang Gusti. (Dhedy/Dade)