Scroll Untuk Lanjut Membaca
Polda Gorontalo

Operasi Patuh Otanaha 2026, AKP Nurmaya Imbau Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas

×

Operasi Patuh Otanaha 2026, AKP Nurmaya Imbau Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas

Sebarkan artikel ini
Operasi Patuh Otanaha 2026
Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Nurmaya Kasim saat diwawancarai. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Memasuki hari kedua Operasi Patuh Otanaha 2026, Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Nurmaya Kasim menyampaikan imbauannya kepada masyarakat untuk selalu tertib dalam berlalu lintas.

Hal tersebut disampaikan AKP Nurmaya pada Selasa siang (27/10/2026) kepada awak media saat ditemui di kantornya. Seperti diketahui, gelar operasi lalu lintas akan berlangsung selama dua pekan mendatang. Sementara itu, pada operasi hari pertama di wilayah Kota Gorontalo, petugas masih banyak mendapati pelanggar yang kasat mata.

Setidaknya, ini menunjukkan masih kurangnya tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam kesempatan wawancara itu, AKP Nurmaya berharap agar masyarakat bisa selalu mematuhi aturan berlalu lintas, lebih meningkatkan kesadarannya, karena tak lain, demi keselamatan bersama.

“Himbauan saya kepada seluruh masyarakat Kota Gorontalo khususnya pengendara kendaraan bermotor, untuk terus meningkatkan kesadarannya, mematuhi aturan berlalu lintas, lengkapi surat-surat kendaraan anda, selalu berhati-hati di jalan, hindari pelanggaran lalu lintas agar anda selalu selamat sampai tujuan,” ujar AKP Nurmaya.

Operasi patuh kali ini memang lebih di kedepankan langkah-langkah humanis kepada pelanggar, namun pihak Satlantas Polresta Gorontalo Kota tetap akan menyasar sejumlah jenis pelanggaran yang berpotensi fatalitas.

“Sasarannya itu ada beberapa, termasuk dalam pelanggaran fatalitas kecelakaan, ada pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan HP saat mengendarai kendaraan,” ucapnya.

Dalam upaya pencegahan pelanggaran berlalu lintas yang berakibat fatal, petugas akan menggelar operasi di sejumlah titik di Kota Gorontalo.

“Untuk titik-titik khususnya di wilayah Kota Gorontalo ini, kita melihat pada titik-titik yang rawan laka, kemudian rawan pelanggaran, contohnya di jalan Panjaitan. Itu menjadi salah satu titik rawan pelanggaran, yaitu salah satunya melawan arus,” pungkasnya.

Reporter: Yayan