Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Oknum Kades di Pohuwato Diduga Lecehkan Salah Satu Aparatnya

4478
×

Oknum Kades di Pohuwato Diduga Lecehkan Salah Satu Aparatnya

Sebarkan artikel ini
Oknum Kades
Ilustrasi Pelecehan Seksual (Kliktimes)

Dulohupa.id – Oknum kepala desa (Kades) di Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo diduga melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu aparatnya sendiri.

Dari informasi yang diperoleh, oknum kepala desa itu diduga mencoba melecehkan aparat desanya dengan mencoba memeluk bahkan mencium korban.

Tindakan tak senonoh itu terjadi pada hari Jumat 27 Januari 2023. Namun hal tersebut sudah dilakukan mediasi ditingkat BPD desa maupun bersama pemerintah Kecamatan Paguat.

Ketika dikonfirmasi, Camat Paguat, Ikbal Mbuinga membenarkan tindakan pelecehan yang diduga dilakukan salah satu oknum Kades tersebut.

“Jadi Senin kemarin saya mendapatkan laporan dari BPD dan salah seorang perangkat desa terkait dugaan pelecehan yang diduga dilakukan oknum kepala desa itu,” ungkap Ikbal Mbuinga, Rabu (1/2/2023).

Iqbal juga mengaku telah membicarakan persoalan itu kepada Asisten l Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Pohuwato, dan juga Sekretaris Dinas Perbedaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Pohuwato.

“Kemudian saya tindaklanjuti ketemu dengan pak Asisten satu dan sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk dimintai petunjuk terkait persoalan ini. Dari hasil pertemuan itu, mereka menyampaikan masalah ini untuk dilakukan musyawarah terlebih dahulu,” sambungnya.

Dari beberapa kali musyawarah yang digelar oleh pemerintah kecamatan, lanjut Ikbal, kedua belah pihak tetap ngotot pada prinsipnya masing-masing. Yakni pihak korban merasa dilecehkan sedangkan terduga pelaku tidak mengakui perbuatannya itu.

“Setalah kami diskusi panjang lebar, kedua belah pihak ini masih tetap bertahan bahwa Kades berdalih dia tidak melakukan, sampai dia meminta untuk di sumpah diatas Al-Qur’an, sedangkan korban bertahan bawah Kades tersebut melakukan pelecehan,” jelanya.

Lebih jauh kata Camat Paguat, korban merasa tidak terima dengan tindakan yang dilakukan oknum Kades itu dan berencana akan membawa perkara ini ke jalur hukum.

“Musyawarah itu sampai melahirkan berita acara, dan pelopor ini akan meneruskan perkara ke ranah hukum meski Kades mengakuinya atau tidak,” jelasnya lagi.

Adanya kasus tersebut, Camat Paguat, Ikbal Mbuinga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas keamanan. Ia pun mengaku akan mempertemukan kedua belah pihak beserta unsur pemerintah dan tokoh agama yang ada di desa tersebut.

“Rencana saya akan mengadakan kembali pertemuan yang melibatkan tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat yang ada di desa itu,” tandasnya.

Reporter: Hendrik Gani