Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Nasir Giasi ; Golkar Pohuwato Belum Tentukan Calon Pada Pilkada 2020

120
×

Nasir Giasi ; Golkar Pohuwato Belum Tentukan Calon Pada Pilkada 2020

Sebarkan artikel ini
nasir giasi
Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi. (Ft. Ucen)

Dulohupa.id – Menyikapi berbagai isu yang beredar terkait pasangan calon yang diusung partai Golkar pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Pohuwato 2020 mendatang. Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD II Partai Golkar Pohuwato, Nasir Giasi, secara tegas mengatakan hingga saat ini belum ada calon atau figur yang diputuskan secara resmi menjadi papan 1 atau papan 2 di Pilkada Pohuwato 2020 mendatang.

Nasir mengatakan bahwa Partai Golkar adalah partai yang memiliki aturan dan mekanisme terkait dengan pencalonan kepala daerah.

Nasir kemudian mengimbau kepada pengurus hingga simpatisan partai Golkar untuk tidak terlalu cepat mengambil langkah dukung mendukung calon yang belum diputuskan secara resmi. Saat ini, Golkar Pohuwato baru akan membuka pendaftaran untuk bakal calon bupati, rencananya dalam waktu beberapa hari ke depan.

“Hingga saat ini belum ada keputusan tetap, siapa yang akan dicalonkan baik papan 1 ataupun papan 2. Masih ada tahapan-tahapan yang harus kita lalui,” jelas Nasir.

Dan menurut Nasir, jika seandainya ada kader Golkar yang ingin maju dengan partai lain, tentu ada konsekuensi yang akan dihadapi.

“Jika maju dari partai lain selain partai Golkar, maka kader tersebut wajib menanggalkan seluruh atribut partai. Bahkan bisa sampai kepada sanksi pemecatan,” Tegasnya.

Yang pasti, Nasir kembali menegaskan Golkar adalah partai yang taat asas. Dan soal usung mengusung dilakukan berdasarkan aturan partai Golkar.

“Soal calon bupati, Partai Golkar memiliki mekanisme dan aturan terkait itu. Ada tahapannya. dan Partai Golkar selalu tertib dengan aturan,” ungkap Nasir

Terakhir Nasir menghimbau kepada seluruh kader Partai Golkar di Kabupaten Pohuwato agar menghormati aturan partai, dengan menahan diri serta mengikuti proses tahapan yang ada di partai. (AKA)