Untuk Indonesia

Nasir Giasi Bangga, PSP Pohuwato Bertarung Sengit Lawan Tim Sepak Bola PON Kaltim

Dulohupa.id- Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pohuwato, Nasir Giasi mengaku bangga dengan PSP Pohuwato. Sebab, meski melawan Tim Sepak Bola PON Kaltim yang cukup ternama, namun tetap mampu menghasilkan dua gol. 

Ia pun mengakui, masih banyak hal yang perlu dibenahi di dalam tubuh PSP Pohuwato. Tetapi tentu, itu akan dilakukan seiring waktu dan dengan latihan dan kerja keras pemain dan pelatih. 

“Ada beberapa yang harus kami evaluasi, memang skornya tidak terpaut jauh, hanya 2-3, tapi ada beberapa yang perlu dipermantap lagi oleh coach, seperti kiper, (dan) striker,” ungkap Nasir Giasi. Usai menyaksikan laga persahabatan antara PSP Pohuwato melawan PON Kaltim. Jum’at (17/9).

Nasir pun memastikan, bahwa PSP Pohuwato akan dimaksimalkan untuk latihan, terlebih menjelang kick off Liga III pada Oktober mendatang. 

Terhadap kekalahan tim PSP Pohuwato pun, Nasir menganggap bukanlah masalah besar. Karena tim PON Kaltim ini diseleksi dari tim-tim sepak bola Se-Kalimantan Timur. 

“Untuk kekalahan ini, tidak jadi masalah bagi saya, karena bagi saya, tim PON Kaltim ini kan, tim yang sudah terseleksi sudah cukup lama, dan itu diseleksi Se-Kalimantan timur, bukan hanya satu klub saja. Ya, namanya saja PON Kaltim, mereka kesebelasan yang mewakili Kalimantan Timur. Gorontalo saja itu tidak lolos di pra-PON. Pra-PON saja kita sudah jatuh, kita tidak bisa mengirim tim sepak bola,” ujarnya.

Nasir Giasi mengaku, banyak pelajaran yang bisa diambil dari pertandingan tim sepak bola PON Kaltim dan PSP Pohuwato tersebut.

“Dengan skor itu bagi saya anak-anak Pohuwato juga dari sisi mental, mereka sudah bisa. Tapi memang benar, semua kita ambil pelajaran, dengan eksebisi tadi kita akan lebih meningkatkan latihan mereka lagi,” tutupnya.

Sebelumnya,  laga Persahabatan antara tim sepak bola PON Kaltim vs PSP Pohuwato berakhir dengan skor 3-2. Rahmat Hidayat, Pelatih Kepala Kaltim mengaku, pertandingan yang dihelat di Stadion Panua, Pohuwato itu berlangsung sengit.

Reporter: Hendrik Gani

Comments are closed.