Dulohupa.id- Saripa Golonggomo, warga Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, terpaksa harus dibopong oleh sejumlah petugas dari TNI angkatan Laut dan petugas satgas covid-19, menuju tempat vaksinasi.
Wanita berusia lanjut (lansia) itu dijemput oleh petugas dengan cara dibopong, karena selain tempat vaksinasi di Desa Inengo yang terlalu jauh dari rumahnya, juga ia kesulitan berjalan lantaran kakinya sakit. Meski begitu, kesulitan itu tak mengurangi niat dan semangatnya untuk divaksinasi.
Tiba di posko vaksinasi, Saripa mendapat pendampingan dari petugas TNI Angkatan Laut untuk menjalani screening. Sayangnya, karena faktor kesehatannya, petugas kesehatan menunda vaksinasi terhadap dirinya.
“Kita sudah sosialisasi kepada masyarakat ternyata tadi oma-oma berusaha untuk mendaftar melaksanakan vaksin karena memang kondisi kakinya pada saat itu sedang sakit. Kita laksanakan penjemputan menggunakan ambulance dibantu oleh anggota kita dari Lanal Gorontalo” kata Komandan Lanal Gorontalo Letkol Laut (p) Homa Sugana, Rabu (30/6).
Homa menambahkan, selain Saripa, warga lainnya yang sulit menjangkau tempat vaksinasi juga dijemput dengan mobil oleh petugas.
Gerakan vaksinasi ini sendiri merupakan dukungan TNI untuk menyukseskan agenda pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Selain itu, untuk mencapai target satu juta vaksinasi per hari.
Hingga saat ini, TNI Angkatan Laut Gorontalo telah memvaksinasi seribu warga di daerah pesisir Kabila Bone, Bone Bolango.
Rencananya, vaksinasi itu akan berlangsung selama tiga hari, dengan target enam ribu warga.
“Vaksinasi kita akan laksanakan terus menerus tapi untuk wilayah kecamatan kabila bone ini kita akan laksanakan tiga hari kedepan sampai hari jumat”tutup Komandan Lanal Gorontalo Letkol Laut (p) Homa Sugana.(30/6)











