Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Merasa Difitnah di Medsos, Petugas Medis Covid-19 di Gorontalo Lapor Polisi

Dulohupa.id – Sejumlah tenaga medis mendatangi Polda Gorontalo untuk melaporkan sejumlah warga yang telah melakukan penghinaan maupun fitnah melalui media social, terhadap petugas medis yang menangani covid-19 di Gorontalo. Kamis (4/6/2020)

Ada lebih dari lima akun facebook yang dilaporkan oleh petugas medis ke pihak Polda Gorontalo. Salah satu petugas medis menjelaskan, mereka melaporkan tindakan sejumlah warga karena komentar sejumlah pemilik akun telah menyudutkan petugas medis yang menangani covid-19. Mereka mengatakan bahwa komentar warga tidak lah benar dan hanya menyebabkan kemanan dari petugas saat akan turun ke warga untuk menangani covid-19 terancam.

“ Dalam komentar di facebook, kami petugas medis dikatakan telah berbohong, di fitnah telah menerima uang, serta dihujat. Hal ini membuat kami para petugas tidak nyaman lagi dalam melaksanakan tugas di lapangan dalam menangani penyebaran covid-19, karena kemanan kami tidak di jamin, makannya kami melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib.” Kata Rita Bambang, salah satu Petugas Medis di Puskesmas Kota Tengah, Kota Gorontalo

Para petugas medis ini berharap, warga tidak sembarangan untuk berkomentar, karena apa yang dituduhkan oleh masyrakat kepada mereka tidak benar. Komentar seperti itu hanya dapat menyebabkan kerugian terhadap diri sendiri maupun orang lain.

“ Tolong kepada masyarakat jangan sembarang memberikan komentar, apalagi komentar menghujat ataupun fitnah, karena kami ini sudah bekerja dengan iklas. Apa yang dituduhkan kepada kami tidaklah benar, kami tidak pernah menerima uang dari manapun. Sebaiknya jika ada pertanyaan, ditanyakan langsung kepada kami”. Harap Rita

Kabid humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono, membenarkan adanya laporan daripara petugas medis tersebut. “ Tadi kami telah menerima laporan pengaduan dari sejumlah petugas medis yang tergabung dari Ikatan dokter Indonesia (IDI) dan, Persatuan Perawat Indonesia. Mereka mengadukan salah satu akun di media social berinisial AA, yang dinilai telah mengatakan hal yang tidak pantas termasuk memfitnah petugas medis penanganan covid-19.” Jelas Wahyu (Jebeng)